BeritaInvestigasiNews.id. Manado,- Anggota Komisi II DPRD Sulawesi Utara, Jeane Laluyan, bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait terganggunya distribusi air bersih di sejumlah wilayah di Kota Manado. Sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar warga, Jeane langsung menemui jajaran direksi perusahaan air minum daerah untuk memperoleh penjelasan sekaligus mendorong percepatan penyelesaian persoalan tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Jeane menegaskan bahwa persoalan air bersih telah menjadi perhatian serius Andrei Angouw dan Richard Sualang. Pemerintah Kota bersama pihak terkait diminta segera menghadirkan solusi agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali normal.
Dari hasil koordinasi, diketahui bahwa salah satu penyebab utama terganggunya pasokan air adalah kondisi jaringan pipa yang telah berusia puluhan tahun. Pipa yang dipasang sejak tahun 1972 itu kini banyak mengalami kebocoran, sehingga distribusi air menuju bak penampungan tidak berjalan maksimal dan berdampak pada pasokan air di sejumlah titik.
Baca Juga: AGIS Sulut Soroti SPMB Manado 2026, Verifikasi Berlapis Dinilai Membebani Orang Tua
"Saat ini proses perbaikan sedang berlangsung dan secepatnya akan diselesaikan," ujar Jeane Laluyan.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap bersabar selama proses perbaikan dilakukan. Menurutnya, pembenahan infrastruktur yang telah menua membutuhkan penanganan secara bertahap agar hasilnya lebih optimal dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan air bersih ke depan.
Baca Juga: Harga Minyak Berpotensi Melonjak, Louis Schramm Ingatkan Pentingnya Penguatan Ekonomi Nasional
Di akhir penyampaiannya, Jeane Laluyan menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi serta memastikan dirinya akan terus mengawal proses perbaikan hingga distribusi air kembali normal dan kebutuhan warga dapat terpenuhi dengan baik.
Editor : Romeo