Tekan Kontroversi dan Hemat Anggaran, Lomba Gerak Jalan di Sampang Kini Khusus Pelajar

avatar Taufik
Caption Foto: Saat Latihan Peserta Gerak Jalan HUT ke-81 RI Khusus Pelajar
Caption Foto: Saat Latihan Peserta Gerak Jalan HUT ke-81 RI Khusus Pelajar

BERITAINVESTIGASINEWS.ID || SAMPANG, - Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) resmi membatasi kepesertaan Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 RI yang dijadwalkan berlangsung pada 11–12 Agustus 2026. Ajang tahunan ini kini tertutup untuk kategori umum dan difokuskan sepenuhnya bagi kalangan pelajar.

Kepala Bidang Olahraga Disporabudpar Sampang, Isma Ulfa menjelaskan bahwa langkah tegas ini diambil atas dasar efisiensi anggaran daerah serta evaluasi ketertiban dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Sinergi Pemkab Sampang dan PT Garam Gelar Aksi Bersih Pantai Camplong

Kebijakan ini juga diharapkan dapat memangkas potensi polemik publik, termasuk kontroversi keikutsertaan kelompok tertentu, seperti partisipasi peserta waria pada ajang terdahulu, yang dinilai meresahkan dan mengaburkan tujuan utama perlombaan nasional ini.

Secara terpisah, Kepala Disporabudpar Kabupaten Sampang, H. Marnilem, S.Pd., menegaskan bahwa pemfokusan peserta ke jenjang pendidikan merupakan langkah strategis untuk mengembalikan fungsi gerak jalan sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda.

Baca Juga: Atasi Krisis Air Bersih, Pemkab Sampang dan FSS Gelar Aksi Sosial Terpadu di 5 Kecamatan

"Gerak jalan bukan sekadar parade fisik atau hiburan semata, melainkan miniatur perjuangan bangsa. Derap langkah yang seragam menanamkan nilai kedisiplinan, kekompakan, gotong royong, dan jiwa patriotisme, dan karakter krusial untuk membangun bangsa yang tangguh," ujar Marnilem saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (04/08/2026).

Melalui penataan ulang ini, Pemkab Sampang menggarisbawahi beberapa nilai inti yang ingin ditanamkan kepada para pelajar, antaranya menumbuhkan Nasionalisme, melatih kedisiplinan & kekompakan, dan Kebugaran Jasmani, serta wadah kreativitas positif para pelajar menyalurkan ekspresi melalui variasi gerak, yel-yel, dan kostum yang edukatif.

Baca Juga: Maknai HUT ke-81 RI di Pendopo Trunojoyo, Bupati Sampang: NKRI Harga Mati dan Pembangunan Adalah Prioritas

Marnilem berharap perayaan Hari Kemerdekaan kali ini tidak tergerus menjadi pesta seremonial belaka, melainkan menjadi sarana edukasi efektif yang menjaga semangat Bhinneka Tunggal Ika di kalangan calon penerus bangsa, "pungkasnya

Berita Terbaru