Kalapas Kerobokan Beri Penguatan Tamping Bengker pada Seksi Giatja

Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, Badung - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kerobokan RM. Kristyo Nugroho memberikan penguatan Tamping Bengker (Bengkel Kerja) pada Seksi Kegiatan Kerja (Giatja), Kerobokan, Badung, Jumat (1/12/2023).

Pada penguatan tersebut, Kalapas didampingi oleh Kepala Seksi (Kasi) Minkamtib I Gusti Agus Putra Mahendra, Kasi Kegiatan Kerja I Putu Suwarsa, Kepala Subseksi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja I Ketut Gede Sugianto beserta staf, mengadakan pertemuan sekaligus memberikan pengarahan kepada warga binaan yang bekerja (Tamping) pada Seksi Giatja Lapas Kerobokan.

Dalam arahannya, Kalapas menyampaikan beberapa hal penting diantaranya, agar seluruh warga binaan senantiasa mematuhi tata tertib di dalam Lapas, terutama selama mengikuti kegiatan pembinaan pada bimbingan kerja. “Ikuti apa yang menjadi kewajiban saudara sebagai warga binaan, niscaya hak saudara akan didapatkan. Melalui kegiatan pembinaan kemandirian saudara-saudara akan memperoleh pelatihan dan dapat lebih mengasah kemampuan, sehingga memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan nantinya setelah selesai menjalani masa pidana", ucap RM. Kristyo Nugroho.

RM. Kristyo Nugroho juga mengingatkan bahwa, "Tamping yang bekerja pada Bengkel Kerja tidak menyimpan dan membuat barang-barang terlarang didalam Lapas. Saudara-saudara yang sudah dipercaya untuk bekerja disini harus bisa menjadi contoh tauladan bagi warga binaan lainnya, serta dapat mengembangkan keterampilan yang dimiliki dan memanfaatkan waktu untuk melakukan hal-hal yang positif," tandas Kalapas.

Sebagai informasi, bahwa warga binaan yang akan mengikuti pembinaan kemandirian dan dipekerjakan pada Seksi Kegiatan Kerja, tentunya telah melalui proses seleksi serta penilaian assesmen khususnya terkait pengembangan minat dan bakat. Seluruh tamping yang bekerja di Seksi Kegiatan Kerja adalah pengembangan dari bakat yang ada pada tamping tersebut dan ini semua melalui selektifitas yang ketat atau lewat sidang.

(JULIESPASH)

Editor : Redaksi

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru