Patroli KRYD, Polsek Kuta Berupaya Tekan Gangguan Kamtibmas Wilayah Hukum

Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id,Kuta, Bali - Patroli KRYD, Polsek Kuta Berupaya Tekan Gangguan Kamtibmas Wilayah Hukum. Pelaksanaan Patroli Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), salah satu faktor upaya menekan gangguan kamtibmas yang akan muncul diwilayah hukum Polsek Kuta.

Personil Polsek Kuta yang dipimpin langsung Kapolsek, Kompol Yogie Pramagita, S.H., S.IK., M.H., melaksanakan Apel Kesiapan bertempat di halaman Mapolsek Jalan Raya Tuban Badung, dalam rangka antisipasi gangguan kamtibmas yang akan muncul, utamanya pada akhir pekan. Minggu (18/06/2023) dinihari waktu setempat.

Baca juga: Polsek Kuta Laksanakan Pengecekan Sarana dan Prasarana Tanggap Bencana

Sebelum dilaksanakan Patroli KRYD, didahului dengan kegiatan Apel Kesiapan yang dihadiri para Kanit, Panit dan piket malam dengan kekuatan 35 personil, selanjutnya melaksanakan kegiatan Patroli pada daerah yang dianggap rawan dan kawasan hiburan malam serta Jalan Raya yang rawan dengan aksi balapan liar anak-anak remaja.

Baca juga: Safari Kamtibmas "Cooling System" Polsek Kuta Temui Warga Pendatang

Lebihlanjut dikatakan bahwa, dengan melaksanakan KRYD yang mencakup kegiatan Patroli, Sambang dan Dialogis serta humanis dengan senantiasa bersinergi unsur keamanan terkait dalam pelaksanaan tugas guna mencegah terjadinya gangguan kamtibmas seperti kejahatan Curanmor (pencurian kenderaan motor), Cusa (pencurian biasa) dan Curat (pencurian dengan pemberatan) serta aksi balap liar.

"Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan sudah merupakan Protap dan harus dilaksanakan setiap pelaksanaan piket, baik siang maupun malam hari dengan dipimipin Pawas atau Padal. Selain itu juga menjadi penekanan Kapolresta Denpasar KBP Bambang Yugo Pamungkas, S.H., S.IK., M.Si., guna mewujudkan situasi kamtibmas yang senantiasa aman dan kondusif," ungkap Kompol Yogie Pramagita.

Baca juga: Safari Kamtibmas dan Cooling System Polsek Kuta Bersama Warga NTT Kedonganan

"Dengan meningkatkan Patroli KRYD pada kawasan hiburan malam atau tempat publik lainnya, diharapkan masyarakat atau wisatawan yang sedang melakukan aktifitas pada akhir pekan dapat berjalan dengan aman, nyaman dan berkesan, mengingat Kuta merupakan Daerah Tujuan Wisata (DTW)," tutupnya.

(JULIESPASH)

Editor : Redaksi

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru