Banjir Menerjang Kecamatan Eris, Warga Terjebak di Tengah Ketiadaan Drainase Yang Memadai

Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id. Sulut, - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Minahasa pada Jumat (28/02/2025) sore mengakibatkan banjir parah di beberapa desa Kecamatan Eris, termasuk Desa Touliang Oki, Ranomerut, Tandengan, dan Eris.

Banjir menggenangi jalan-jalan utama dan merendam sebagian pemukiman, menambah daftar panjang bencana akibat kurangnya infrastruktur drainase yang memadai.

Baca juga: Banjir Sampang Berangsur Surut, Status Siaga 3 Tetap Diberlakukan

Cres Lantang seorang warga Desa Tandengan mengungkapkan, banjir yang melanda wilayah tersebut sangat mengkhawatirkan.

“Tinggi genangan air sekitar 30 sentimeter di beberapa ruas jalan lingkar Danau Tondano dan juga pemukiman warga, ada tiga titik utama yang terdampak parah, yakni Desa Touliang Oki, Desa Tandengan, dan Eris. Di area pemukiman air bahkan mencapai setinggi lutut orang dewasa,” jelas Lantang dengan nada cemas.

Curah hujan yang tinggi selama empat jam tersebut tidak hanya menyebabkan banjir di jalan raya, tetapi juga merendam rumah-rumah warga hingga malam hari, meski banyak rumah yang terendam, jumlah pasti rumah yang terdampak banjir belum dapat dipastikan.

Baca juga: Warga RT 03 RW 04 Terdampak Banjir, Tagih Janji Pembangunan Pompa ke Pemerintah

Lantang menambahkan, akar dari masalah ini adalah buruknya sistem drainase di wilayah tersebut. “Banjir seperti ini terjadi setiap kali hujan deras turun.

Pihak Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) dan Balai Wilayah Sungai Sulawesi 1 (BWS) harus segera bertindak dan memperbaiki saluran air di kawasan ini, kalau tidak bencana serupa akan terus berulang,” tegasnya.

Keluhan warga pun semakin membesar karena pihak berwenang belum juga mengambil langkah serius dalam memperbaiki saluran drainase, kondisi ini tidak hanya membahayakan keselamatan warga tetapi juga merusak infrastruktur dan mengganggu aktivitas perekonomian di daerah tersebut.

Baca juga: Banjir Susulan di Padang Pariaman, Tim Rescue Korpolairud Evakuasi 250 Warga

Warga setempat berharap agar pemerintah segera menanggapi masalah ini dengan solusi konkret, tanpa perbaikan infrastruktur yang memadai bencana banjir yang merugikan ini akan terus menghantui Kecamatan Eris setiap kali hujan deras turun.

Romeo Malonda

Editor : Redaktur

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru