Beritainvestigasinews.id || Sampang - Pengurus Daerah (PD) Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Sampang menggelar workshop kurikulum berbasis cinta dengan mengusung tema strategi deep learning dan integritas kurikulum, di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Rabu (29/4/2026).
Ketua IGRA Kabupaten Sampang Irma Dwi Ratna, mengatakan bahwa kurikulum ini merupakan pendalaman pembelajaran untuk mendekatkan rasa kasih sayang dan cinta terhadap siswa.
"Ini pertama kali dilaksanakan oleh IGRA, sebelumnya tahun 2025 dilaksanakan Kemenag," katanya.
Di era teknologi seperti saat ini, kurikulum tersebut sangat cocok diterapkan untuk merangkul siswa dalam bentuk kasih sayang melalui pembelajaran di sekolah.
"Karena cinta ini luas , baik terhadap diri sendiri, orang lain dan alam sekitar," terangnya.
Baca juga: Buka O2SN SD, Disdik Sampang Targetkan Cetak Calon Pemimpin Berkarakter Tangguh
Menurut Irma, sosialisasi akan terus digalakkan terhadap lembaga Raudatul Afhtal (RA) atau Taman Kanak-kanak (TK) melalui pengurus cabang (PC) kecamatan.
Ia berharap kepada guru-guru yang mengikuti workshop hari ini dapat menyerap ilmu agar memahami dan mengimplementasikan di lembaga masing-masing.
Si tempat yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kemenag Kabupaten Sampang, Abdul Wafi, menegaskan agar semua guru RA dapat mengimplementasikan kurikulum tersebut di masing-masing sekolah.
Baca juga: Kadisdik Sampang Tekankan Penguatan Karakter Siswa Melalui Ajang FLS2N 2026
"Karena tidak semua hadir, semoga yang hadir hari ini bisa mensosialisasikan kepada yang belum hadir," tegasnya.
"Supaya semuanya dapat menerapkan kurikulum itu dengan baik," pungkasnya.
Editor : Taufik