Beritainvestigasinews.id || Malang – Memperingati Hari Jadi Kota Malang yang ke-112, Pemerintah Kota Malang bersama Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Timur sukses menyelenggarakan ajang balap motor bergengsi bertajuk "SINERGITAS MALANG RAYA ROAD RACE X SUPERMOTO CHAMPIONSHIP SERIES 2026" di sirkuit non-permanen Jalan Kertanegara, depan Stasiun Kota Malang, pada Minggu (31/05/2026). Gelaran spektakuler yang berlangsung sejak pagi hingga sore hari tersebut berhasil menyedot perhatian ribuan penonton sekaligus menjadi wadah bagi ratusan pembalap dari berbagai daerah untuk memperebutkan gelar juara di kelas road race dan supermoto.
Ketua IMI Jawa Timur, Bambang Captain, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Pemerintah Kota Malang serta seluruh pihak sponsor yang telah bekerja keras menyediakan ruang kompetisi resmi bagi para pencinta otomotif. Menurutnya, pemilihan lokasi sirkuit di jantung kota ini tidak hanya menantang adrenalin para atlet yang bertanding, melainkan juga sangat efektif dalam mendekatkan hiburan olahraga berkualitas secara gratis kepada masyarakat luas.
Baca juga: Peringati Proklamasi Polri, Polda Jatim Bersama Rooderburg Soerabaia Gelar Aksi Teatrikal
"Kami sangat bangga melihat antusiasme luar biasa dari para peserta dan penonton yang memadati Jalan Kertanegara hari ini, di mana kolaborasi dengan Pemkot Malang terbukti mampu melahirkan wadah kompetisi yang aman, terstruktur, dan berstandar nasional," katanya.
Di sisi lain, jalannya balapan juga diwarnai oleh drama perjuangan sarat emosi dari tim-tim papan bawah yang berusaha mendobrak dominasi tim besar di lintasan, terutama performa impresif pembalap putra daerah asal Sampang, Madura, yakni Agus HR (162). Mengenai dinamika tersebut, menyatakan bahwa keterbatasan fasilitas modal di dalam paddock sama sekali bukan menjadi penghalang bagi tim kecilnya untuk memberikan perlawanan sengit kepada para kompetitor raksasa di Kelas Open dan Open Jatim.
"Perjuangan Alvinsyah di atas lintasan hari ini tidak lepas dari kerja keras kru seperti Radit Aje dan kawan-kawan yang terus mematangkan performa mesin hingga detik-detik terakhir sebelum start," ungkapnya.
Performa gemilang yang ditunjukkan oleh duet pembalap Agus HR (162) di kelas sarat gengsi tersebut memicu decak kagum dari para pengamat otomotif yang hadir di sirkuit Tugu Malang. Pihak manajemen tim independen ini kembali menegaskan bahwa pembinaan pembalap muda yang konsisten dan kekompakan kru di lapangan terbukti mampu berbicara banyak dan bersaing ketat di barisan depan sirkuit nasional.
Dukungan dari sejumlah sponsor besar seperti Yamaha, Kartika Sari, BPJS Kesehatan, hingga Rabbani MX juga dinilai sangat krusial dalam menjaga ekosistem balap ini tetap kompetitif dan sehat bagi seluruh lapisan tim, baik profesional maupun independen. Kehadiran para sponsor ini diharapkan dapat merangsang lebih banyak pihak swasta untuk ikut andil memajukan kesejahteraan para atlet lokal di ajang-ajang berikutnya.
Pada akhir gelaran, ajang balap jalanan ini secara resmi diproyeksikan untuk menjadi kalender tahunan tetap di Kota Malang guna menjaring talenta-talenta muda berbakat secara berkelanjutan.
Kesuksesan besar ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi kuat antara dunia olahraga, pemerintah daerah, dan sektor swasta mampu menggerakkan roda ekonomi kreatif sekaligus membangkitkan kembali sektor pariwisata daerah.
Editor : Redaksi