Mengenal Haji Edi, Pengusaha Sukses Asal Madura yang Kini Nakhodai Partai Garuda Jatim

Reporter : Taufik
Caption Foto: H. Akhmad Junaedi, S.Pd., S.H., M.H., Sekretaris Daerah DPD Partai Garda Republik Indonesia

Beritainvestigasinews.id || Sampang – Peta perpolitikan di Jawa Timur mendadak gempar seiring mencuatnya nama putra asli kelahiran Sampang, Madura, H. Akhmad Junaedi, S.Pd., S.H., M.H., atau yang akrab disapa Haji Edi, yang secara resmi didapuk sebagai Sekretaris Daerah DPD Partai Garda Republik Indonesia (Garuda) Jawa Timur pada Jumat (5/6).

Langkah strategis pengusaha sukses sekaligus praktisi hukum ini memicu eksodus besar-besaran sejumlah tokoh berpengaruh ke dalam gerbong Partai Garuda, sekaligus menempatkan partai tersebut sebagai kekuatan baru yang diperhitungkan menjelang kontestasi politik mendatang di wilayah Jawa Timur.

Baca juga: Kerja Sama Politik Empat Partai Besar Pastikan Effendi Ahmad Maju sebagai Calon Bupati Kayong Utara

​Keputusan Haji Edi untuk melabuhkan pelayaran politiknya ke Partai Garuda bukanlah sebuah tindakan spontan, melainkan hasil dari refleksi dan pertimbangan yang sangat matang terkait masa depan pembangunan daerah.

Menurutnya, partai berlambang burung garuda ini memiliki platform dan visi yang sangat sejalan dengan semangat perubahan serta pembenahan yang ingin ia kontribusikan secara nyata bagi masyarakat Jawa Timur.

​"Keputusan saya bergabung dengan partai Garuda bukanlah tanpa pertimbangan matang. Saya melihat adanya ruang dan semangat yang sama untuk membangun Jawa Timur dengan pendekatan yang lebih agresif dan inklusif," katanya saat memberikan keterangan pers resmi di Surabaya.

​Lebih lanjut, Haji Edi menjelaskan bahwa magnet terbesar yang menarik perhatian para elite politik di Jawa Timur adalah kehadiran sosok figur visioner di level pusat, yaitu Ketua Umum Partai Garuda, H. Ahmad Ridha Sabana, S.E., M.B.A., Ph.D.

Kedudukan strategis sang Ketua Umum yang juga dipercaya mengemban amanah sebagai Utusan Khusus Presiden bidang UMKM, Ekonomi Kreatif, dan Digital, memberikan pasokan optimisme dan energi baru bagi seluruh kader di daerah.

​"Ketua umum kita Bapak Ahmad Ridha Sabana adalah figur visioner. Beliau membawa energi baru bagi partai khususnya dalam pemberdayaan ekonomi kerakyatan, itulah yang membuat banyak pihak termasuk para praktisi politik di Jawa Timur mulai melirik dan berpindah haluan ke rumah besar partai Garuda," ungkapnya dengan nada optimis.

​Haji Edi sendiri dikenal luas oleh publik Jawa Timur bukan sebagai tokoh sembarangan, melainkan seorang figur multitalenta dengan rekam jejak profesional yang mentereng di berbagai sektor.

Selain aktif di panggung politik, ia merupakan seorang pengacara, Ketua Perkumpulan Perusahaan Jasa Penagihan Indonesia (PPJPI) Jawa Timur, Komisaris Utama PT Panglima Arudam, serta pemilik dari PR. PAJ TOBACCO, Perusahaan produsen rokok terkemuka asal Pamekasan, Madura.

​"Di tengah kesibukan bisnis dan politik yang padat, saya tetap memprioritaskan pendidikan formal dan saat ini sedang menyelesaikan studi doktor S3 bidang hukum di Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya," jelasnya mengenai komitmennya dalam memperkuat kapasitas intelektual demi mengawal kebijakan publik.

​Menanggapi fenomena ini, para pengamat politik regional menilai bahwa masuknya figur dengan kombinasi latar belakang pengusaha mapan dan praktisi hukum seperti Haji Edi ke dalam jajaran top manajemen DPD Partai Garuda Jawa Timur adalah langkah yang sangat brilian.

Kehadiran sosoknya diprediksi kuat mampu memecah konstelasi lama dan memberikan warna baru yang segar dalam dinamika perebutan simpati suara masyarakat di seluruh pelosok Jawa Timur.

Editor : Taufik

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru