BERITAINVESTIGASINEWS.ID || Sampang - Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Sampang menggelar pelatihan pembuatan Eco Enzyme bertajuk “Aisyiyah Sampang Bergerak: Sampah Jadi Berkah” di halaman Masjid Dakwah, Jalan Durian, Sampang, pada Minggu (09/08/2026).
Kegiatan dalam rangka memperingati Milad Aisyiyah ke-109 bertema "Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian" ini digelar sebagai aksi nyata mengurai persoalan sampah organik rumah tangga yang masih menjadi tantangan utama di daerah tersebut.
Baca juga: Polres Situbondo Gandeng IDI Latih Personel Kemampuan Basic Life Support
Sekretaris PDA Aisyiyah Sampang, Vivin, menjelaskan bahwa agenda pelatihan praktis ini dihadirkan untuk mengedukasi masyarakat agar mampu mengolah limbah dapur menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai guna. Sebagai organisasi perempuan yang fokus pada isu sosial, kesehatan, dan lingkungan, pihaknya menilai pemberdayaan berbasis pengelolaan sampah sangat krusial untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.
"Sampah organik rumah tangga sebenarnya memiliki potensi besar jika diolah dengan tepat, sehingga kami memandang perlu adanya pemberdayaan masyarakat secara langsung dan berkelanjutan melalui pemanfaatan Eco Enzyme," katanya.
Lebih lanjut, Vivin memaparkan bahwa program pelatihan ini dirancang untuk mencapai tiga sasaran utama, yakni peningkatan kesadaran lingkungan, pemenuhan kemandirian ekonomi, serta pengamalan nilai-nilai keagamaan. Melalui pelatihan ini, warga diajak untuk lebih peduli terhadap sampah sekaligus memanfaatkan hasilnya guna mengurangi ketergantungan pada produk berbahan kimia.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran warga dalam mengelola limbah organik, sekaligus membantu mewujudkan kemandirian ekonomi keluarga dengan memanfaatkan Eco Enzyme sebagai pembersih alami maupun pupuk organik," ungkapnya.
Vivin menegaskan bahwa gerakan ramah lingkungan ini juga menjadi sarana untuk mengamalkan nilai-nilai Islam berkemajuan di tengah kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, menjaga dan merawat kelestarian alam merupakan bagian dari tanggung jawab moral serta amanah dari Allah SWT yang harus dijalankan oleh seluruh umat.
Baca juga: Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bekali Bhabinkamtibmas Dengan Pelatihan PPGD
"Merawat lingkungan adalah wujud nyata dari pengamalan nilai-nilai Islam berkemajuan, di mana menjaga bumi merupakan amanah agama yang wajib kita laksanakan bersama," tegasnya.
Menutup keterangannya, Vivin mengimbau seluruh peserta dan elemen masyarakat untuk terus konsisten menerapkan pola hidup minim sampah di lingkungan keluarga masing-masing. Ia menaruh harapan besar agar momentum kegiatan ini mampu menjadi pemicu lahirnya gerakan awal “Rumah Aisyiyah Zero Waste” di Kabupaten Sampang secara meluas.
Editor : Taufik