Peringati Harteknas dan HKAN, HMI Bangkalan Bersama Aplikator IPAL  Gelar Sosialisasi IPAL di Puskesmas Tanah Merah

Reporter : Taufik
Caption Foto: HMI Bangkalan Bersama Aplikator Gelar Sosialisasi IPAL di Puskesmas Tanah Merah

BERITAINVESTIGASINEWS.ID || BANGKALAN - ​Pasca keberhasilan aksi nyata perbaikan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan penerbitan karya buku riset lingkungan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangkalan bersama jajaran pemangku kebijakan terus menguatkan komitmen ekologisnya. Kali ini, forum sosialisasi IPAL digelar secara khidmat di Aula Puskesmas Tanah Merah, Kabupaten Bangkalan.

​Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati momentum Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) dan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN). Sosialisasi tersebut mengusung tema utama: “Membangun Kesadaran Etika Melalui Pengolahan Air Limbah: Sinergi Pelayanan Kesehatan, dan Pelestarian Lingkungan.”

Baca juga: Pentahelix Lingkungan: HMI Bangkalan Gandeng Aplikator IPAL dan Pemkab Bangkalan Edukasi Pengolahan Limbah Medis

​Acara sosialisasi ini menjadi panggung sinergi lintas sektor (pentahelix) yang dihadiri oleh jajaran pejabat penting, jajaran OPD, hingga unsur elemen masyarakat sipil.

Turut hadir dalam forum tersebut perwakilan Bupati Bangkalan, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangkalan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangkalan, perwakilan Kodim, perwakilan Lanal Batuporon, serta jajaran Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat Kecamatan Tanah Merah.

​Selain unsur pemerintahan dan TNI, acara ini juga dihadiri oleh tokoh agama dan ulama dari Nahdlatul Ulama (NU), jajaran Pengurus HMI Cabang Bangkalan, praktisi/aplikator teknis IPAL, serta perwakilan dari berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Kabupaten Bangkalan.
 
​Dalam sambutannya, Ketua Umum HMI Cabang Bangkalan, Kresna Bayu, S.H., menegaskan bahwa gerakan ini adalah wujud nyata kepedulian pemuda terhadap isu strategis di daerah.

Baca juga: Yayasan Pondok Kasih Hadapi Masalah Penyerobotan Wilayah Tanpa Ijin, Tetap Berkomitmen Pada Pemberdayaan dan Pelestarian Budaya

​"HMI Cabang Bangkalan tidak hanya hadir membawa wacana, tetapi juga melangkah bersama masyarakat dan pemerintah daerah untuk memberikan solusi konkret. Pembenahan IPAL hingga sosialisasi hari ini adalah bukti komitmen kami bahwa mahasiswa dan pemuda siap mengawal peradaban yang berwawasan lingkungan," ujar Kresna Bayu.
  
​Senada dengan hal tersebut, Ketua Bidang Hak Asasi Manusia dan Lingkungan Hidup (HAM & LH) HMI Cabang Bangkalan, Bahrulloh, S.H., menyoroti aspek keadilan ekologis dan hak atas lingkungan yang sehat.

​"Mendapatkan lingkungan hidup yang bersih dan air yang bebas pencemaran adalah bagian mendasar dari Hak Asasi Manusia. Pengolahan air limbah medis di faskes seperti Puskesmas Tanah Merah bukan sekadar pemenuhan aturan teknis, melainkan sebuah pertanggungjawaban etis dan perlindungan terhadap hak hidup masyarakat luas," tegas Bahrulloh.
  
​Dukungan penuh juga disampaikan oleh pihak pemerintah daerah melalui Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangkalan. Pihaknya menyambut positif langkah kolaboratif yang diinisiasi oleh aktivis pemuda bersama faskes ini.

​"Kami dari Dinas Lingkungan Hidup memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif dan pengawalan dari HMI serta seluruh jajaran. Sinergi ini merupakan contoh ideal di mana pengawasan ekologis, penerapan teknologi tepat guna, dan kepatuhan terhadap baku mutu lingkungan hidup dapat berjalan selaras demi kesehatan masyarakat Bangkalan," ungkap Plt. Kadis DLH.
  
​Dari sisi teknis operasional, Praktisi/Aplikator IPAL, Akhmad Syahruddin, S.T., memaparkan pentingnya pemeliharaan kelanjutan agar alat yang telah direstorasi tetap berfungsi optimal.

​"Sistem IPAL yang telah diperbaiki ini dirancang untuk memastikan buangan limbah cair memenuhi baku mutu standar nasional sebelum dilepas ke lingkungan. Namun, kunci utamanya terletak pada komitmen perawatan rutin dan konsistensi operasional, sehingga teknologi yang ada benar-benar memberikan manfaat perlindungan lingkungan secara berkelanjutan," jelas Akhmad Syahruddin.
  
​Melalui ruang dialog yang konstruktif di Aula Puskesmas Tanah Merah ini, seluruh jajaran pemangku kepentingan berkomitmen untuk terus mengawal kelestarian lingkungan hidup dan memastikan pelayanan kesehatan medis berjalan selaras dengan keamanan lingkungan masyarakat sekitarnya.

Editor : Taufik

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru