AGK, Polresta Denpasar, Polres Badung dan Kodim Badung Gelar Patroli Bersinggungan

avatar Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, Kota Denpasar, Bali - AGK, Polresta Denpasar, Polres Badung dan Kodim Badung Gelar Patroli Bersinggungan. Menindaklanjuti Comannder Wish Kapolda Bali yaitu Solidaritas TNI-POLRI dan mengedepankan tindakan pencegahan atau Preventif, Sabtu malam (29/07/2023) waktu setempat. Polresta Denpasar, Polres Badung, Kodim 1611/Badung dan di bantu Pecalang Desa Adat Kerobokan mengelar Patroli bersinggungan untuk Antisipasi Gangguan Keamanan (AGK).

Patroli bersinggungan merupakan patroli yang digelar di perbatasan antar wilayah dengan tujuan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas serta menjaga harkamtibmas di kedua wilayah tersebut.

Kegiatan diawali dengan mengelar apel bersama di Areal Parkir Pura Petitenget, Kerobokan, Kuta Utara Badung dengan melibatkan 158 personil gabungan terdiri dari Polresta Denpasar 55 personil, Polres Badung 84 personil, TNI 10 personil serta Pecalang dan Bakamda 10 personil.

Patroli bersinggungan menyasar kawasan rawan kriminalitas di wilayah Kuta dan Kuta Utara utamanya kawasan yang dipadati wisatawan untuk menikmati hiburan malam.

Menurut Kapolresta Denpasar KBP Bambang Yugo Pamungkas, S.H., S.IK., M.Si., saat gelaran apel, patroli bersinggungan ini untuk menjaga kondusifitas dan antisipasi gangguan kamtibmas di tempat wisata khususnya yang dikunjungi wisatawan asing, "Patroli bersinggungan antara wilayah Polresta Denpasar dan Polres Badung sebagai upaya penegakan hukum yang tegas terhadap pelanggaran yang terjadi," ucap KBP Bambang Yugo.

Hal senada juga disampaikan Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono, S.IK., selain memberikan tindakan tegas, aparat keamanan juga harus memberikan rasa aman dan nyaman terhadap wisatawan dengan kehadiran ditengah masyarakat Karena itu merupakan tanggung jawab kita.

Dandim 1611/Badung, Letkol Arh Teguh Waluyo yang turut hadir mengatakan selama ini beberapa kali terjadi kejadian di kawasan wisata yang membuat ketidaknyamanan wisatawan, "Lakukan penegakan hukum yang tegas dan jangan pernah lupakan adat budaya kita yang sopan dan santun selama melaksanakan tindakan," ucap Dandim Badung.

Dirinya juga meminta untuk memberikan teguran humanis apabila dalam kegiatan patroli terjadi sesuatu yang melanggar peraturan.

(JULIESPASH)

Berita Terbaru