Beritainvestigasinews.id, Kediri Tabanan, Bai - Polres Tabanan dan Polsek Kediri Siaga Amankan Piodalan di Pura Pakendungan. Hari raya Kuningan yang jatuh pada Saniscara Wuku Kuningan, Sabtu (12/08/2023) waktu setempat, merupakan pelaksanaan piodalan di Pura Pakendungan, yang berlokasi di kawasan Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot, Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.
Kapolres Tabanan AKBP Leo Dedy Defretes, S.H., S.IK., M.H., melalui Kabag Ops Polres Tabanan Kompol I Nyoman Sukadana, S.H., M.H., yang memimpin langsung pengamanan. Di pura tersebut memiliki kisah tentang keris Ki Baru Gajah. Dalam kegiatan ngerebek keris Ki Baru Gajah dari Puri Kediri ke Pura Pakendungan itulah Polres Tabanan dan Polsek Kediri melaksanakan pengamaan, mengantisipasi jalur yang dilalui.
Baca Juga: Polda Bali dan Polres Tabanan Amankan Konser Musik Bertajuk, "Bal1 Bahagia Mulia-Pas"

“Personil Polsek kediri yang dilibatkan pengamanan prosesi tersebut sebanyak 15 orang, di-back up personil Polres Tabanan sebanyak 16 orang. Ditambah Pecalang Desa Adat Beraban 20 orang, dan satuan pengamanan 14 orang,” ungkap Kabag Ops Polres Tabanan.
Hari ini pengunjung ke DTW Tanah Lot tumpah-ruah. Pemedek yang tangkil pun semakin membludak. Kehadiran personil Polri yang berkolaborasi dengan petugas pengamanan terpadu di sepanjang jalur menuju ke Tanah Lot, serta tempat-tempat yang dianggap rawan, seperti tempat parkir, pertokoan, pinggir pantai, dan sekitar Pura Pekendungan, diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman.
Baca Juga: Jumat Curhat Kapolres Tabanan di Kampung Kopi Camp Desa Batungsel
Menurut cerita masyarakat tentang keris Ki Baru Gajah. Keris tersebut merupakan pemberian Danghyang Dwijendra kepada Ki Bendesa Beraban. Ki Bendesa Beraban saat menghadap sang pendeta dan menceritakan bahwa desa pakramannya diganggu Ki Bhuta Babahung, sehingga banyak penduduk yang jadi korban.
“Selanjutnya, Ki Bendesa mohon kepada Pedanda Sakti Wawu Rawuh, agar membantu menghadapi kesulitan yang dialami. Mendengar permohonan itu, sang pendeta memberikan keris yang dinamai Ki Baru Gajah miliknya, guna mengalahkan Ki Bhuta Babahung,” kisahnya.
Baca Juga: Polres Tabanan Amankan Kujungan Delegasi WWF di Jatiluwih
Selain itu, lanjutnya, Danghyang Dwijendra menitahkan agar keris tersebut dihaturkan sesaji di pura tersebut, sehingga setiap piodalan keris Ki Baru Gajah akan di-pendak di Puri Kediri dengan upacara ngerebek. Selanjutnya berjalan kaki dari Puri Kediri menuju ke Pura Luhur Pakendungan. kali ini pengiring atau pengusung adalah warga adat Banjar Panti, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan.
(JULIESPASH)
Editor : Redaksi