Seruan Boikot Produk Berafiliasi Dengan Israel Dalam Aksi Demo Bela Palestina di Surabaya

avatar Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, Surabaya, - Aksi demo bela Palestina dengan memboikot seluruh produk yang berafiliasi Israel. Ratusan massa aksi yang menamakan Koalisi Jawa Timur Bela Palestina dan terdiri dari beberapa Ormas dan LSM diseluruh Jawa Timur,menggelar demo dan ajakan untuk memboikot produk-produk berafiliasi dengan Israel di Surabaya, Jumat (17/18/2023) pukul 13.00 WIB siang.

Titik aksi masa ini tersebar di beberapa tempat. Lokasi pertama berlangsung didepan Gedung Grahadi Jalan Gubernur Suryo,massa aksi menggunakan sebagian ruas jalan untuk berorasi dan membentangkan spanduk,banner bergambar bendera Israel dengan tulisan "Anti Israel" dan tanda silang berwarna merah. Dan sesekali mereka juga menghentikan para pengguna jalan didepan Gedung Grahadi untuk mengajak masyarakat memboikot produk Israel.

Korlap aksi Koalisi Jawa Timur Bela Palestina secara bergantian menyampaikan orasi dan ajakan dan diselingi dengan doa dan sholawat untuk saudara kita di Palestina yang telah mati berguguran oleh kekejaman zionis Israel. Demo berlangsung aman dan terkendali serta tidak ada tindakan anarkis. Terlihat para ketua ormas maupun LSM yaitu dari AMI,MADAS,Joyosemoyo,Darderdor,Sakera,GNPM,PFM,Jawara,dll terpantau secara bergiliran menyampaikan aksi ajakan untuk memboikot produk Israel.

Setelah sekitar satu jam menggelar aksi kemudian para ketua dari beberapa Ormas dan LSM dipersilahkan untuk masuk kedalam Gedung Grahadi untuk mediasi dengan Gubernur Jatim,ibu Khofifah Indar Parawangsa untuk berkomunikasi dengan Presiden Jokowi untuk mengeluarkan Perpres pelarangan produk terafiliasi Israel yang sudah difatwa haram oleh MUI. Namun mereka hanya ditemui oleh perwakilan dari gubernur jatim sehingga menimbulkan kekecewaan dan mereka akan menggelar aksi yang lebih besar lagi apabila tuntutan tidak dipenuhi dan dilaksanakan.

Kemudian masa bergeser dijalan Basuki Rahmad,dimana terdapat gerai makanan fast food seperti KFC,Mc Donal,Pizza Hut. Dilokasi peserta aksi meminta seluruh pengunjung untuk keluar dari gerai makanan tersebut,untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina yang menjadi korban kekejaman zionis Israel.

Taufik koordinator lapangan (korlap) aksi menyatakan," Tujuan aksi ini untuk menuntut sejumlah gerai makanan fast food supaya tutup sementara,sampai agresi militer dari Zionis Israel terhadap Palestina berhenti. Kami meminta semua management makanan cepat saji untuk berkumpul didepan mobil komando dan menyampaikan tujuan aksi hari ini," katanyaTaufik kemudian menyerahkan surat tuntutan kesemua management terkait permintaan menutup gerai,hingga serangan Israel berhenti.

Sebelumnya Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa bahwa haram membeli produk dari produsen yang secara nyata membantu dan mendukung agresi Israel ke Palestina.Asrorun Niam Sholeh ketua MUI bidang fatwa menegaskan," Fatwa tersebut adalah bentuk dukungan kepada perjuangan kemerdekaan rakyat Palestina dan juga perlawanan terhadap agresi Israel serta upaya pemuhanan kemanusiaan.

"Mendukung pihak yang diketahui mendukung agresi Israel,secara langsung maupun tidak langsung,seperti dengan membeli produk dari produsen tersebut hukumnya haram," pungkasnya saat menyampaikan hasil fatwa MUI diJakarta,Jumat (10/11/2023).

Penulis : Susy

Berita Terbaru