Wakapolresta Denpasar Ajak Jemaat GBI Jaga Kamtibmas Jelang Pungutan Suara

avatar Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, Denpasar Utara - Kepolisian Resor (Polresta) Denpasar mengalang kemitraan dengan mengelar Minggu Kasih di Gereja Bethel Indonesia (GBI) Bukit Moria, Denpasar Utara, Minggu (11/2/2024).

Pada pelaksanaan Minggu Kasih tersebut, dihadiri lansung oleh Wakapolresta Denpasar AKBP I Made Bayu Sutha Sarthana, SIK, MH, Kapolsek Denpasar Utara Iptu I Putu Carlos Dolesgit, SH, MH, dan rombongan. Kehadiran Wakapolresta Denpasar tersebut disambut oleh Pendeta Iskia Halim dan Pendeta Adi Surya Wibawa bersama pengurus gereja dan jemaat sekitar 100 orang.

Minggu Kasih ini untuk mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat dan lembaga keagamaan, guna meningkatkan citra Polri di mata masyarakat demi menciptakan situasi yang kondusif.

Wakapolresta Denpasar mengajak jemaat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, terutama menjelang pelaksanaan pesta demokrasi, serta mengimbau agar semua mendukung pesta demokrasi agar berjalan aman dan damai.

[caption id="attachment_34491" align="aligncenter" width="1200"] FOTO : WAKAPOLRESTA DENPASAR, KAPOLSEK DENUT, PENDETA, DAN JEMAAT GEREJA BETHEL INDONESIA BERFOTO BERSAMA USAI MINGGU KASIH. SUMBER : SI HUMAS POLSEK DENUT/SI HUMAS POLRESTA DENPASAR.[/caption]

Wakapolresta menegaskan bahwa, partisipasi dan dukungan masyarakat sangatlah penting bagi keberhasilan tugas Polri, khususnya dalam menjaga stabilitas dan kondusifitas wilayah terlebih, menjelang hari pemungutan suara Pemilu 2024 yang sebentar lagi akan dilaksankaan, terutama di Denpasar Utara. Untuk mengatasi kejahatan yang marak belakangan ini, Polresta Denpasar telah meningkatkan kegiatan patroli dan pengawasan, termasuk patroli malam dan blue light patrol.

“Tanpa adanya dukungan dari bapak ibu sekalian, tentunya Polri tidak bisa berbuat apa apa, dan saya minta kepada bapak ibu sekalian untuk selalu tertib menjelang pemilihan umum di tahun 2024,” ucap Utara I Made Bayu Sutha Suartana, SIK, MH.

Pendeta bersama jemaat diminta untuk memperhatikan lingkungan sekitar dan melaporkan kejadian yang mencurigakan kepada pihak berwenang. Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk mematuhi peraturan lalu lintas, termasuk penggunaan knalpot sesuai standar.

Pertanyaan dari jemaat pun dijawab oleh Kapolsek Denpasar Utara, yang menjelaskan bahwa, "e-tilang masih berlaku dan dilakukan dalam rangka mengikuti perkembangan digitalisasi. Terkait pertanyaan tentang penindakan pelanggaran lalu lintas dengan cara memfoto, Kapolsek menyatakan bahwa polisi lalu lintas telah dilengkapi dengan aplikasi e-tilang di ponsel mereka, memungkinkan penindakan pelanggaran dengan cara di foto," jawab Iptu Dolesgit dalam penjelasannya.

Dalam kesempatan tersebut, Pendeta Iskia Halim mengapresiasi kehadiran Polresta Denpasar dan Polsek Denut serta memberikan ucapan terima kasih atas pencerahan yang diberikan kepada jemaat GBI Bukit Moria.

"Semoga acara ini kami (Pendeta GBI, red) harapkan dapat menjadi langkah positif untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, serta menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif," tutup Iskia Halim penuh dengan harapan.

(JULIESPASH)

Berita Terbaru