Beritainvestigasinews.id, BANGLI, BALI, – Momen perayaan nyepi tahun 2024, Senin (11/3/2024) yang juga dirasakan oleh warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Bangli (Lapas Narkotika Bangli) memberikan kesan tersendiri bagi ratusan warga binaan, tepatnya 326 orang. Pasalnya, mereka mendapatkan remisi khusus Nyepi, atas keberhasilan memaknai nilai-nilai dalam “Catur Brata Penyepian” yang diterapkan dalam pembinaan yang selama ini dijalankan.
Dalam perayaan nyepi, setidaknya terdapat 4 (empat) nilai utama yang wajib dilaksanakan oleh Umat Hindu. Keempat nilai ini adalah Amati Gni, Amati Karya, Amati Lelungan dan Amati Lelanguan. Amati Gni tidak hanya memiliki makna tidak menyalakan api, namun lebih kepada pengendalian diri atas amarah dalam diri. Amati Karya mengedepankan pada nilai melakukan instropeksi diri tentang apa yang telah dikerjakan/dilakukan selama ini. Amati Lelanguan artinya tidak bersenang-senang/berfoya-foya dan Amati Lelungan artinya tidak bepergian.
Baca Juga: Lebih Baik: "Lapastik Bangli Sukses Laksanakan Program Rehabilitasi 240 Warga Binaan"
Kepala Lapas Narkotika Bangli, Marulye Simbolon menjelaskan bahwa pemberian remisi merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas kerja keras yang ditunjukan warga binaan selama menjalani masa pidana.
Baca Juga: Makin Produktif, Lapas Narkotika Bangli Sukses Panen Perdana Hasil Pertanian Hidroponik
“Warga binaan yang mendapatkan remisi nyepi ini merupakan orang-orang yang telah berhasil melaksanakan kewajibannya sebagai warga binaan dengan mengamalkan ajaran-ajaran agama Hindu serta mampu memaknainya ke dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Marulye Simbolon.
Selain itu, diantara 326 orang warga binaan ini, Marulye menjelaskan bahwa perolehan remisi diberikan secara berbeda sesuai dengan tahapan masa pidana yang telah dijalani, mulai dari 15 hari sampai dengan 2 bulan. Harapnya ke depan agar warga binaan dapat selalu menunjukan kepatuhan dan perubahan sikap tidak hanya di dalam Lapas namun juga selepas menjalani masa pidana saat kembali ke dalam masyarakat.
Baca Juga: Jauh dari Belahan Timur Indonesia, Lapas Terbuka Waikabubak Serap Ilmu Lapas Narkotika Bangli
(JULIESPASH)
Editor : Juli Kaperwil Bali