Kunjungi NCIS Washington, Tim Forensik Polri Diskusi Penanganan Kasus Perempuan dan Anak

avatar Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, JAKARTA, - Tim Forensik Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan kunjungan ke Amerika Serikat dalam rangka Penanganan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, selama 1-13 April 2024.

Tim Forensik Polri terdiri dari Kepala Bidang Kedokteran Forensik dan Ksehatan Polri, Kombes Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, Dirreskrimum Polda Jateng, Kombes Pol. Johanson Ronald Simamora, Asri pralebda SpF (Dokter forensik Dirs Polpus Kramat Jati jakarta) dan drg. Lina (uryandokpol RS. Bhayangkara Denpasar).

Baca Juga: Polri Peringkat Pertama Nasional Monev KIP 2025, Kapolri: Ini Sebuah Apresiasi namun juga menjadi Sebuah Tantangan

Kepala Bidang Kedokteran Forensik dan Ksehatan Polri, Kombes Pol Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti, mengatakan tim forensik melakukan kunjungan ke Kantor NCIS yang ada di Washington DC dan Laboratorium Forensik Militer AS di Kota Atlanta.

[caption id="attachment_41305" align="aligncenter" width="1232"] ||FOTO: Sejumlah lab yang di Washington DC dan Atlanta di kunjungi.[/caption]

"NCIS adalah unit investigasi kriminal dan merupakan lembaga penegak hukum utama yang dimiliki oleh Angkatan Laut AS, " terang Polwan Ahli Forensik ini.

Baca Juga: Kapolri Paparkan Berbagai Inovasi Polri Dukung Ketahanan Pangan

Dikatakan Polwan tiga melati dipundaknya ini, Kunjungan ke kantor NCIS cabang Washington DC, bertukar pengalaman tentang investigasi yang dilakukan oleh agen NCIS, dimana psikologi forensik membekali agen dalam melakukan investigasi terhadap kasus perempuan dan anak yang memiliki hambatan tersendiri dibandingkan dengab investigasi kasus lainnya.

Sementara itu, Kunjungan ke laboratorium forensik Militer AS (USA Crime Investigation Laboratory= USACIL), dinegara bagian Georgia kota Atlanta, bertukar pengalaman tentang beberapa macam unit laboratorium (Lab) yang terdapat di dalamnya, seperti; unit penerimaan sampel, lab pemeriksaan barang bukti, lab DNA forensik, lab CODIS, lab toksikologi forensik, lab balistik, lab sidik jari, lab digital evidence, lab dokumen dan tulisan tangan, serta sesi diskusi dengan para expert di lab tersebut.

Baca Juga: Polri dan AFP Resmikan Rencana Kerja Bersama untuk Perkuat Penanggulangan Penyelundupan Manusia

"Kita juga diskusi tentang penanganan kasus2 DVI di Indonesia juga kasus pembunuhan di Subang. Yang bisa ditangani dengan baik oleh tim forensik Indonesia," terang Kombes Pol Sumy Hastry.

(JULIESPASH)

Berita Terbaru