Beritainvestigasinews.id, Renon Denpasar, Bali - Apel Kesiapan Pasukan Pengamanan Sepak Bola Playoff BRI Liga 1.Kepala Kepolisian Daerah Bali Irjen. Pol. Drs. Putu Jayan Danu Putra, S.H, M.Si. Pimpin Apel Kesiapan Pasukan Pengamanan Pertandingan Sepak Bola Playoff BRI Liga 1 antara Bali United VS PSM Makasar, Apel tersebut digelar di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Bali. Selasa (06/06/2023) pukul 08.00 Wita waktu setempat.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakapolda Bali, Brigjen I Ketut Suardana, M.Si., Para Pejabat Utama Polda Bali, para Kapolres/ta jajaran Polda Bali, Ketua Lokal Organizing Committe (LOC) Bali United dan Koordinator Tiketing Bali United.
Baca Juga: Sepak Bola Indonesia Berduka, Legenda Persebaya Surabaya Bejo Sugiantoro Tutup Usia
[caption id="attachment_4327" align="alignnone" width="969"]
Apel Kesiapan Pasukan Pengamanan Sepak Bola Playoff BRI Liga 1.[/caption]
Laga playoff BRI Liga 1 akan memperbutkan tiket kwalifakasi Liga Champion Asia tahun 2023. Pertandingan Playoff tersebut akan dilaksanakan sebanyak dua kali, masing-masing Tim berhak menjadi tuah rumah, untuk pertandingan pertama akan dilaksanakan di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali, pada hari ini Selasa, 6 Juni 2023, pukul 19.30 WITA waktu setempat. Sedangkan pertandingan kedua akan dilangsungkan di Stadion Gelora BJ Habibie Pare Pare pada tanggal 10 Juni 2023.
Tentunya pertandingan ini akan menjadi pertandingan pertama yang dilaksanakan di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, pasca Renovasi dan revitalisasi Stadion yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Dengan adanya pertandingan ini akan menyebabkan antusiasme dan hegemoni para supporter Bali United, terlebih lagi PT. Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai penyelenggara, yang baru saja mengeluarkan Surat Keputusan yang melarang supporter tim tamu untuk datang ke Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Bali. Dengan kondisi tersebut diprediksi ribuan supporter Bali United akan memadati Stadion Dipta malam hari, Mengingat pertandingan ini adalah sangat bergengsi.
Untuk pengamanan pertandingan kali ini, Polda Bali bersama stakeholder terkait lainnya telah menyusun rencana pengamanan, dalam pelaksanaan nanti. Personil pengamanan yang akan dilibatkan sebanyak 734 orang, terdiri dari 706 personil Polri, dan 28 personil TNI, selain itu personil juga dilengkapi dengan sarana dan prasarana dan kendaraan taktis, pada pengamanan pertandingan tersebut turut melibatkan berbagai stakeholder terkait dan unsur pengamanan lokal setempat.
Kegiatan pengamanan ini adalah momentum bagi kita untuk melaksanakan reformasi penyelenggaraan pengamanan olahraga dengan baik berdasarkan Perpol No. 10 Tahun 2022 tentang pengamanan penyelenggaraan kompetisi olahraga, Pengamanan kali ini tetap menggunakan konsep sinergitas dan keterpaduan antar berbagai komponen pengamanan.
Baca Juga: Sulut Bangga, Gubernur Yulius Selvanus Jadi Komandan Kompi Apel Retret Hari ke 3
Sebelum mengakhiri amanatnya Kapolda Bali menekankan beberapa perhatian agar dilaksanakan,1. Seluruh personil yang terlibat agar memperhatikan SOP dan cara bertindak sesuai tanggung jawab tugas masing-masing.2. Kendali taktis berada pada Ka PAM, semua tindakan personil harus berdasarkan perintah Ka Pam, khususnya terkait dengan penggunaan sarana prasarana pengamanan, para Padal agar senantiasa mengawasi tindakan personil.3. Laksanakan koordinasi dan kerjasama dengan Panitia penyelenggara terkait pengamanan kegiatan, khususnya personil berseragam di area Stadion.4. Kepada jajaran intelkam agar tetap monitoring perkembangan situasi di lapangan, khususnya mengenai larangan supporter tim tamu untuk ke Stadion.5. Sebelum pertandingan, dilaksanakan sterilisasi bersama Panitia, agar memastikan lokasi pintu keluar dan jalur evakuasi dalam stadion berfungsi dengan baik.6. Personil Lalu lintas dan pengamanan jalur agar atensi terkait jalur keluar masuk stadion sehingga tidak terjadi kemacetan yang dapat mengganggu arus lalu lintas setempat.7. Laporkan segera setiap perkembangan situasi di lapangan secara berjenjang.8. Kedepankan tindakan Humanisme dalam pelaksanaan tugas dan jangan arogan kepada supporter atau masyarakat.9. Optimalkan kerjasama, sinergi dan soliditas pada pihak yang terlibat.Mari bersama kita wujudkan pertandingan sepak bola yang aman dan damai," tutup Kapolda Bali.
(JesPutra)
Editor : Redaksi