Kalapas Kerobokan Tinjau Pembinaan Bengkel Kegiatan Kerja

avatar Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, KEROBOKAN, BALI, - Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA (Kalapas) Kerobokan, RM. Kristyo Nugroho meninjau secara langsung kegiatan pembinaan yang dilakukan di bengkel kerja (Bengker) Lapas Kerobokan guna memantau pelaksanaan pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Pada kesempatan ini, Kalapas didampingi langsung oleh Plh. Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja), Minggu (12/5/2024).

Adapun kegiatan pembinaan kemandirian di bengkel kerja Lapas Kerobokan yaitu: Penjahitan, Kerajinan Perak, Sablon Baju Kaos, Pangkas Rambut, Pembuatan Kue, Kerajinan Koran Bekas dan Pertukangan.

Baca Juga: Kalapas Kerobokan Lakukan Pendekatan dan Beri Penguatan kepada Warga Binaan

[caption id="attachment_44757" align="aligncenter" width="720"] ||FOTO: Kalapas Kerobokan RM. Kristyo Nugroho, didampingi Plh. Kepala Seksi Kegiatan Kerja, menunjukan Tas Ramah Lingkungan, Tas khusus untuk Laundry.[/caption]

Dalam tinjauannya, Kalapas mengimbau Kasi Giatja beserta jajaran untuk memperketat pengawasan pada saat kegiatan produksi berlangsung di bengkel kegiatan kerja. Hal ini bertujuan untuk mencegah dan menghindari timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban (Kamtib) di Lapas Kerobokan.

Tingkatkan pengawasan dan pengamanan khususnya di area bengker, jangan sampai ada hal-hal yang dapat berpotensi menimbulkan gangguan kamtib. Pastikan seluruh WBP yang dibina di sini digeledah dan bersih dari benda-benda terlarang sebelum kembali ke wismanya, tegas Kalapas.

Jangan sia-siakan kesempatan ini, maksimalkan pembinaan dan pelajari semua yang belum kalian ketahui dalam kegiatan produksi ini. Semoga nantinya ini menjadi bekal yang berguna bagi kalian saat selesai menjalani masa pidana dan kembali ke masyarakat, imbuhnya.

Baca Juga: Sinergi dalam Penanggulangan Narkotika, Kalapas Kerobokan Hadiri Rakor Pembentukan Tim Pokja Percepatan Rehabilitasi

[caption id="attachment_44758" align="aligncenter" width="720"] ||FOTO: Launddry bag atau Tas Binatu, ini adalah hasil karya warga binaan bengkel kegiatan kerja Lapas Kerobokan.[/caption]

Masih kata Kristyo, bekal yang diperoleh di dalam Lapas adalah hal yang luar biasa, di luaran sana banyak yang belum tentu punya kesempatan dan waktu untuk mengikuti pembekalan tersebut, dikarenakan banyak hal kesibukan dan tak punya kesempatan, pungkasnya.

Di dalam Lapas pembinaan kemandirian dan kepribadian bagi warga binaan, terutama di bengkel kegiatan kerja, tidak terhalang oleh waktu, hanya saja ruang gerak yang terbatasi, namun kreatifitas dan inovatif dapat dikembangkan sesuai dengan skill dari masing-masing si pengadopsinya, bagaimana dan akan dikemananakan kelak.

Baca Juga: Kalapas Kerobokan Hadiri Pemusnahan Barang Bukti dan Arsip Inaktif 

Jawabannya ada pada diri warga binaan itu sendiri, menyiapkan diri di masa kembali ke masyarakat dengan membawa segala bekal, yang positif tentunya.

(JULIESPASH)

Editor : Juli Kaperwil Bali

Berita Terbaru