[caption id="attachment_57456" align="aligncenter" width="1080"]
Foto: Outbond, pelepas penat dari padatnya kegiatan program rehabilitasi bagi warga binaan peserta Residen. Sumber: Lapas Kerobokan.[/caption]
Beritainvestigasinews.id, KEROBOKAN, BALI, – Dalam rangka optimalisasi pelaksanaan program Rehabilitasi Sosial, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA/Lapas Kerobokan menggelar kegiatan Outbond bagi warga binaan peserta rehab (Residen), di Lapangan I Gusti Ngurah Rai Lapas Kerobokan, pada Rabu (21/8/2024).
Baca Juga: Keluarga Besar Staf dan Redaksi Media Beritainvestigasinews.id Mengucapkan Selamat Tahun Baru 2025
Kegiatan outbond ini dibimbing oleh 4 (Empat) orang instruktur dari Yayasan Dua Hati Bali dan merupakan bagian dari Recreasional Hour dalam program rehabilitasi sosial. Kegiatan ini terdiri dari 5 permainan yang bertujuan mengajarkan kekompakan, kerjasama, dan konsentrasi dalam mencapai tujuan bersama dalam dinamika kelompok. Selain itu juga sebagai ajang rekreasi untuk menghilangkan kejenuhan para peserta rehabilitasi disela kepadatan kegiatan rehab.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Kerobokan, RM. Kristyo Nugroho menjelaskan bahwa kegiatan outbond merupakan salah satu materi yang diberikan dalam program rehabilitasi sosial di Lapas Kerobokan. Tidak hanya sekedar permainan tetapi mengajarkan pentingnya konsentrasi dan kerjasama dalam berbagai hal.
[caption id="attachment_57457" align="aligncenter" width="1080"]
Foto: Salah satu permainan dari Outbond tersebut.[/caption]
“Saya berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh. Bukan hanya sekedar bermain tetapi dalami dan resapi makna dan tujuan dari setiap permainan yang diberikan oleh instruktur”, jelas Kristyo.
Pada kesempatan yang lain, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Bali, Pramella Yunidar Pasaribu mengapresiasi program kegiatan rehabilitasi sosial yang telah berjalan di Lapas Kerobokan.“Saya harap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, sehingga apa yang menjadi tujuan dari program rehabilitasi sosial dapat tercapai”, ungkap Pramella.
Dengan dilaksanakannya kegiatan outbond ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi peserta, sehingga program rehabilitasi sosial di Lapas Kerobokan dapat terlaksana dengan optimal.(Juli)
Editor : Juli Kaperwil Bali