BeritaInvestigasi, Kayong Utara - Protes warga kayong utara di dua kecamatan semakin menguak ke permukaan publik,yaitu kecamatan teluk batang dan kecamatan seponti Jaya.
Ada pun jalan yang berstatus milik atau aset pemkab kayong kayong utara ini, yang awal nya hanya terdapat kerusakan kecil, yang terhitung masih mudah di lewati pengguna jalan lain nya. Sabtu,22/03/2025.
Seperti warga kecamatan seponti yang hendak berjualan atau belanja ke pelabuhan teluk batang dan juga menuju kabupaten kota, ada juga warga teluk batang membawa jualan dan ke perluan lain nye ke seponti.
Yang biasa nya menempuh waktu 1 jam sakarang menjadi 2 sampai 3 jam, di karenakan jalan rusak parah, belum lagi Dum Truck (DT) yang sedang beroperasi amblas. Jelas ini memakan waktu antrian berjam jam di jalan, antar anak anak sekolah aja jadi terlambat. Imbuh Warga masbangun dan sukamaju Jumat (21/03/2025) 15:00 wib.
"Lebih Lanjut, Imran selaku aktivis kayong utara , menyoroti permasalahan ini harus di selesaikan dengan bijak, selain oknum anggota dewan pemilk DT angkut buah sawit hasil dari petani petani sawit di seponti dan sekitar nya, pengusaha lain juga ikut serta bertanggung jawab atas kerusakan jalan kabupaten yang berada antar dua kecamatan ini. Ujar IMRAN
Ia juga menjelaskan, harus nya oknum anggota dewan ini memberikan contoh yang baik kepada masyarakat bukan malah memberikan hal yang tidak seharus nya di lakukan
Bicara untung siapa pun pengusaha nya tetap cari untung, tapi lihat dulu standar jalan kabupaten hanya mampu menampung beban 8 ton atau di bawah itu.
Dengan muatan melebihi kapasitas,ini salah satu penyebab tinggi nya kerusakan jalan
Contoh jalan sukamaju di bangun tahun lalu 2024 sekarang sudah banyak yang rusak, di tambah lagi perempatan masuk dari teluk batang itu lobang nya dalam besar, menjadi genangan air yang sangat meyulitkan warga melintas.
Setelah banyak nya protes warga sukamaju DT pengangkut sawit milik oknum anggota dewan ini pindah jalur lagi , yaitu jalan masbangun, dan pada akhir nya akses kedua desa penghubung ini rusak parah seperti kubangan kerbau, Tutup Imran
(juminggu)
Editor : Redaksi