Berita investigasinews.id || Pandeglang -Tokoh pemuda Kecamatan Cibaliung berinisial NA memberikan klarifikasi terkait aksi unjuk rasa yang terjadi beberapa waktu lalu. Menurut NA, peserta aksi tersebut sebagian besar bukan berasal dari wilayah Cibaliung melainkan dari luar wilayah kecamatan cibaliung bahkan ada yang dari luar kabupaten.
Setahu saya, peserta unjuk rasa kemarin itu bukan mayoritas warga Cibaliung. Justru sebagian besar petani cibaliung di sini sudah merasa nyaman dan tenang dalam menggarap lahan yang dikelola oleh Perum perhutani BKPH Cikeusik RPH Cibingbin,melalui lembaga masyarakat Desa Hutan (LMDH) ," ujar NA saat ditemui oleh media kediamannya, Senin (20/5/2025.
NA menjelaskan bahwa para petani di Cibaliung telah menjalankan kegiatan pertanian secara nyaman dan berkelanjutan di kawasan hutan yang dikelola oleh Perum Perhutani yang rencananya berdasarkan Surat keputusan Mentri kehutanan No 149 tahun 2025 tentang penetapan KHDPK, kawasan ini akan di ditetapkan melalui skema program perhutanan sosial. Program tersebut dinilai akan membawa manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam mendukung kemandirian ekonomi warga Desa.
Jadi alangkah kurang tepat jika di cibaliung ada konflik
Jangan sampai ada pihak-pihak dari luar yang justru membuat suasana tidak kondusif. Kami ingin tetap fokus membangun Desa dan mengelola lahan secara bijak dan sah,” tambahnya.
NA berharap ke depan tidak ada lagi pihak yang mencatut nama warga Cibaliung dalam aksi-aksi yang tidak mewakili kepentingan masyarakat secara umum. Ia juga mengimbau kepada seluruh pihak untuk menempuh jalur dialog dan musyawarah dalam menyampaikan aspirasi.
Toni Metic
Editor : Nugik Ramadhan