Jember, Beritainvestigasinews.id - Kasus judi sabung ayam Desa Tegalsari ,Kecamatan Ambulu kabupaten Jember kembali viral di media sosial, aktivitas perjudian tersebut memicu kritik keras terhadap Polres Jember yang dinilai gagal menindak tegas dan terkesan membiarkan praktik ilegal ini terjadi di wilayah hukumnya.
Polres Jember di bawah pimpinan AKBP Bobby disebut hanya sibuk melakukan klarifikasi setelah kasus perjudian sabung ayam itu terbongkar ke publik. Kasatreskrim Polres Jember, AKP Angga menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen memberantas segala bentuk perjudian.
Baca Juga: Polres Malang Kembali Bongkar Lokasi Judi Sabung Ayam di Sumberpucung
“Sejak menjabat, Bapak Kapolres memastikan tidak ada sabung ayam di wilayah hukum Polres Jember dan tidak ada yang membekingi,” ujarnya.
Namun pernyataan tersebut dinilai publik tidak sesuai dengan kenyataan. Kapolsek Ambulu, AKP Arif mengatakan setelah menerima laporan, pihaknya langsung mengecek lokasi kalau ada Nanti saya bubarkan.
Umar Direktur 9 media Online, Sekaligus Ketua Umum KWI ( komunitas wartawan Indonesia) menilai klarifikasi Polres Jember hanya upaya mencari pembenaran dan menutupi kelemahan dalam penegakan hukum.
“Judi sabung ayam ini baru satu dari banyak kasus menonjol di Jember yang belum mampu diungkap. Data sudah kami siapkan. Kami akan adu data di Mapolda Jatim. tegas Umar, Senin,17/11/2025.
Baca Juga: Polres Malang Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Kalipare
Umar mengaku sudah mengantongi bukti kuat adanya pembiaran dari oknum Polres Jember.
“Kalau semua bukti kami buka ke publik, pasti nama baik Polres Jember tercoreng. Saat perjudian sabung ayam berlangsung, Kapolres,Kasatreskrim, dan Kapolsek sudah kami konfirmasi Bukanya kembali perjudian di Tegalsari Ambulu Tapi mereka memilih semua bungkam.
Kasus judi sabung ayam Tegalsari, Ambulu ini menunjukkan lemahnya penegakan hukum terhadap perjudian. Umar memastikan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas dan mendesak Polda Jatim turun tangan untuk menindak tegas.
Baca Juga: Kapolsek Tegas, Buka Bubarkan lagi..Perjudian Tidak Ada Tempat di Sokobanah Daya
Red
Editor : Nugik Ramadhan