Pemkab Sampang Sabet Predikat "Unggul" IKK Award 2025 ​

avatar Taufik
Pemkab Sampang melalui Wakil Bupati Ahmad Mahfudz menghadiri"Unggul" IKK Award 2025 ​
Pemkab Sampang melalui Wakil Bupati Ahmad Mahfudz menghadiri"Unggul" IKK Award 2025 ​

Beritainvestigasibews.id || Surabaya -​Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, Jawa Timur, kembali mengukir prestasi nasional dengan meraih predikat “Unggul” dalam Penganugerahan Indeks Kualitas Kebijakan (IKK) Award tahun 2025. Penghargaan bergengsi ini diserahkan secara langsung oleh Kepala Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI), Muhammad Taufiq, kepada Wakil Bupati Sampang, H. Ahmad Mahfuz. Prestasi ini menjadi bukti keseriusan Pemkab Sampang dalam upaya peningkatan mutu birokrasi dan pelayanan publik.

​Prosesi penganugerahan IKK Award 2025 ini diselenggarakan di Novotel Samator Surabaya. Acara ini merupakan forum penting yang dihadiri oleh berbagai pejabat tinggi negara, termasuk perwakilan kementerian koordinator, kementerian terkait, serta Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, dan seluruh kepala daerah dari berbagai penjuru Indonesia. Selasa (25/11/2025)

Baca Juga: Lewat Lomba Perkutut Nasional Bupati Cup, Pemkab Sampang Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi


​Kepala LAN RI Muhammad Taufiq menjelaskan, IKK Award bertujuan untuk mendorong perwujudan Asta Cita Ke-7 Presiden RI, yakni memperkuat reformasi birokrasi serta pencegahan korupsi. IKK menjadi alat ukur kualitas kebijakan dan pembangunan yang bersifat strategis, serta mengarahkan pembangunan agar berkelanjutan (SDG) dan ditujukan untuk kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. "Dengan demikian, penghargaan ini diberikan sebagai stimulus agar kebijakan daerah dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan sesuai sasaran pembangunan."jelasnya 

Baca Juga: Pemkab Sampang Terima LHP LKPD TA 2025 dari BPK Jatim, Komitmen Wujudkan Tata Kelola Akuntabel


​Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menegaskan bahwa penilaian IKK sangat krusial bagi reformasi birokrasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. "Kami menekankan dua aspek penting: harus ada kepastian waktu dalam pelayanan yang konsisten, dan harus ada kepastian biaya, di mana layanan gratis wajib digratiskan tanpa pembiayaan mengada-ada."ujar Emil


​Predikat "Unggul" yang diraih Sampang menunjukkan kualitas kebijakan yang tinggi, mengingat tingkat persaingan yang ketat. Muhammad Taufiq memaparkan, partisipasi instansi pemerintah meningkat signifikan menjadi 548 dari total 646 instansi. Namun, dari seluruh peserta, hanya 6,41 persen yang berhasil meraih kualifikasi Unggul. Nilai rata-rata nasional IKK tahun ini sendiri hanya mencapai 63 poin, mempertegas bahwa predikat yang diraih Sampang ini merupakan capaian luar biasa.

Baca Juga: Peringati Iduladha 1447 H, Pemkab Sampang Gelar Salat Id dan Penyerahan Hewan Kurban


​Wakil Bupati Sampang bersama Kota/Kabupaten lain yang meraih predikat Unggul (termasuk Kota Surabaya, Malang, dan Denpasar) mendapat apresiasi setinggi-tingginya dari LAN RI. Muhammad Taufiq menutup dengan pesan bahwa keberhasilan ini harus dipertahankan. Predikat ini membuktikan keseriusan Sampang dalam meningkatkan kualitas kebijakan, namun upaya mempertahankan predikat "Unggul" di tahun-tahun mendatang akan menjadi tantangan tersendiri.

Berita Terbaru