Jembatan Daleman Diresmikan, Bupati Sampang: Ini Urat Nadi Ekonomi Masyarakat

avatar Taufik
Foto : Bupati Sampang Foto bersama di Jembatan Daleman sampang Madura
Foto : Bupati Sampang Foto bersama di Jembatan Daleman sampang Madura

Beritainvestigasinews.id || Sampang - Pemerintah Kabupaten Sampang mendapatkan program hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) senilai Rp 10,29 miliar untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana untuk proyek Jembatan Mangar, Jembatan Somber, Jembatan Gantung Desa Rahayu, Jembatan Daleman, Jembatan Bapelle, dan Embung Desa Palenggiyan, Kecamatan Kedungdung.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengatakan, bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari percepatan pemulihan wilayah pascabencana yang sebelumnya menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah infrastruktur vital.

Baca Juga: Bupati Slamet Junaidi Resmi Lantik Andy Andrian sebagai Direktur Baru RSUD dr. Mohammad Zyn

“Beberapa waktu lalu daerah kita mengalami bencana alam yang menyebabkan kerusakan cukup parah. Jika dibiarkan, tentu akan menimbulkan kerugian yang lebih besar," ucap Bupati pada saat peresmian Jembatan Daleman, Kecamatan Kedungdung, Sampang, Rabu (3/11/2025).

Bupati Sampang mengucapkan bahwa pengusulan penanganan melalui skema hibah pusat tersebut untuk memastikan seluruh proses pembangunan dilakukan secara transparan dan akuntabel.

“Seluruh pekerjaan ini telah dilaksanakan melalui mekanisme tender terbuka sesuai ketentuan. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah hibah dari pusat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, jembatan yang memakan anggaran sebesar Rp 2,1 miliar ini memiliki peran penting dalam memperlancar mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, hingga penguatan ketahanan air dan pengendalian banjir.

Baca Juga: Lewat Lomba Perkutut Nasional Bupati Cup, Pemkab Sampang Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi

“Infrastruktur ini bukan sekadar bangunan fisik. Ini adalah urat nadi ekonomi masyarakat. Jembatan memudahkan akses pendidikan, kesehatan, dan perdagangan. Sementara embung berperan penting dalam penyediaan air baku, irigasi, dan pengendalian banjir,” ungkap Bupati Sampang.

Di tempat yang sama, Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Fajar Arif Taufikurrahman menyampaikan, bahwa Jembatan Daleman ini terdampak bencana alam di tahun 2020 akhir.

"Dan 2021 kami usulkan ke BNPB," terangnya.

Baca Juga: Pemkab Sampang Terima LHP LKPD TA 2025 dari BPK Jatim, Komitmen Wujudkan Tata Kelola Akuntabel

Fajar berharap dengan adanya jembatan tersebut dapat membantu kebutuhan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian, pendidikan, kesehatan dan yang lain.

"Kami mohon kepada masyarakat untuk terus merawat jembatan ini," pungkasnya.

Berita Terbaru