Gerakan Pangan Murah di Sampang: Stabilisasi Harga dan Peringatan HUT ke-402

avatar Taufik
Foto : Gerakan Pangan Murah di Sampang: Stabilisasi Harga dan Peringatan HUT ke-402
Foto : Gerakan Pangan Murah di Sampang: Stabilisasi Harga dan Peringatan HUT ke-402

Berita-investigasinews.id || Sampang – Pemerintah Kabupaten Sampang, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama Badan Pangan Nasional, BULOG, dan mitra lainnya, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Monumen Trunojoyo. Acara ini diselenggarakan pada Hari Senin 15 Desember 2025, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertujuan ganda: memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Sampang ke-402 sekaligus melakukan stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Minggu (14/12/2025)

Bupati Sampang, H. Slamet Junaidi, dan Wakil Bupati, H. Ahmad Mahfudz, dijadwalkan hadir untuk membuka langsung kegiatan yang disambut antusiasme warga.

Baca Juga: Bupati Slamet Junaidi Resmi Lantik Andy Andrian sebagai Direktur Baru RSUD dr. Mohammad Zyn

​Kegiatan ini merupakan respons nyata terhadap potensi kenaikan harga kebutuhan pokok yang sering terjadi menjelang akhir tahun. Apa yang ditawarkan dalam GPM ini adalah berbagai komoditas pangan esensial dengan harga yang signifikan di bawah pasar. Komoditas tersebut meliputi beras dengan berbagai merek (seperti Beras SPHP, Beras Petani, dan Beras Fortune), gula, tepung terigu, telur, bawang putih, serta buah-buahan dan sayur-sayuran segar. Sebagai contoh, Beras SPHP ditawarkan Rp 55.000 per 5 kg, sementara gula dijual Rp 17.500 per kg, memberikan keringanan langsung bagi daya beli masyarakat.

​panitia Gerakan pangan murah menjelaskan Selain sebagai sarana untuk merayakan ulang tahun Kabupaten, tujuan utamanya adalah menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga melalui intervensi pasar langsung."Lonjakan permintaan selama periode Nataru sering kali memicu inflasi harga pangan. Dengan menyediakan stok dalam jumlah besar dan menetapkan harga yang terjangkau, Pemerintah Kabupaten Sampang berupaya meredam gejolak harga sekaligus memastikan ketersediaan pasokan bagi seluruh lapisan masyarakat."jelasnya

Baca Juga: Lewat Lomba Perkutut Nasional Bupati Cup, Pemkab Sampang Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi

​kolaborasi erat antara Pemerintah Daerah dengan berbagai stakeholder pangan nasional dan lokal. Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sampang memimpin koordinasi, didukung oleh Badan Pangan Nasional, BULOG yang menjamin ketersediaan beras SPHP, ID FOOD, PRIMA, dan kelompok tani lokal yang tergabung dalam GAPOKTAN. Sinergi ini memastikan bahwa barang yang dijual merupakan produk berkualitas dengan rantai pasok yang jelas dan efisien.

​Pemilihan tanggal 15 Desember 2025 dinilai tepat waktu, yaitu dua minggu menjelang puncak perayaan Nataru, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyiapkan kebutuhan pokok sejak dini. Sementara lokasi di Monumen Trunojoyo dipilih karena aksesnya yang mudah dijangkau dan merupakan pusat keramaian, memungkinkan sebanyak mungkin warga mendapatkan manfaat dari harga pangan yang murah.

Baca Juga: Pemkab Sampang Terima LHP LKPD TA 2025 dari BPK Jatim, Komitmen Wujudkan Tata Kelola Akuntabel

​Warga dapat langsung mendatangi lokasi GPM di Monumen Trunojoyo dan berbelanja kebutuhan pokok sesuai daftar harga yang tertera, meskipun terdapat catatan bahwa harga sewaktu-waktu dapat berubah tergantung dinamika pasar saat itu. Pemerintah setempat berharap masyarakat memanfaatkan momentum ini sebaik-baiknya untuk menghemat pengeluaran belanja harian. Kegiatan ini menjadi penegasan komitmen Pemerintah Kabupaten Sampang untuk memastikan kesejahteraan dan ketahanan pangan warganya, sesuai dengan semangat "Sampang Hebat Bermartabat Plus".

Berita Terbaru