Beritainvestigasinews.id || Sampang - Gabungan Sampang Bersatu (GAIB) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk desakan keras terhadap aparat penegak hukum untuk segera bertindak tegas dan transparan dalam penanganan kasus dugaan penggelapan pajak daerah yang melibatkan dana fantastis. Selasa (16/12/2025)
Dalam pernyataan sikapnya, Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Habib Yusuf GAIB, secara lantang menuntut Kejari Sampang agar segera menetapkan dan menahan pihak-pihak yang telah berstatus tersangka. "Tuntutan ini secara spesifik diarahkan kepada sosok bernama Wijaya, yang diduga kuat merupakan aktor utama dalam kasus penggelapan pajak senilai Rp3,3 miliar yang terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSMZ) Sampang." Ujarnya dengan lantang
Baca Juga: Jelang Promosi ke Kejagung, Kajati Agus Sahat Pamit ke Ulama Sampang
Lanjut Habib Yusuf menegaskan bahwa dana yang diduga digelapkan tersebut adalah hak masyarakat Sampang. Oleh karena itu, Kejaksaan memiliki kewajiban moral dan hukum untuk bertindak cepat, tegas, dan terbuka.
"Penanganan kasus yang tidak transparan dan lambat hanya akan merusak kepercayaan publik terhadap integritas aparat penegak hukum dan mencederai rasa keadilan di tengah masyarakat."tegasnya
GAIB mendesak agar seluruh proses penanganan kasus dilakukan secara profesional dan tanpa intervensi kepentingan apa pun. Mereka berkeyakinan bahwa tidak boleh ada ruang kompromi bagi pelaku tindak pidana korupsi maupun penggelapan pajak. Penegakan hukum yang setengah-setengah dinilai hanya akan menimbulkan preseden buruk dan memicu ketidakpercayaan publik.
Baca Juga: Kajari Sampang Mohammad Iqbal Pastikan Kasus Pajak RSMZ Diusut Tuntas Hingga Perhitungan Riil
Secara khusus, kelompok massa ini menyuarakan peringatan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Sampang, Fadhilah Helmi, untuk tetap berpegang teguh pada integritas dan independensi. Meskipun disinyalir adanya isu atau tekanan dari pihak-pihak tertentu, GAIB menekankan bahwa Kejari Sampang tidak boleh ragu atau mundur. Supremasi hukum harus benar-benar ditegakkan di atas semua kepentingan politik atau kelompok.
Tuntutan utama yang disuarakan pada hari ini, adalah agar Kejari Sampang segera mengambil langkah konkret berupa penahanan terhadap tersangka Wijaya dan pihak terkait lainnya. Langkah penahanan ini dianggap sebagai kunci untuk memberikan kepastian hukum dan menunjukkan komitmen serius Kejaksaan dalam memerangi kejahatan ekonomi yang merugikan keuangan daerah.
Baca Juga: Usut Korupsi Rp 7,5 M, Kejari Sampang Dalami Keterangan Legislatif dan Eksekutif
Dalam pernyataan penutup, GAIB kembali menegaskan penolakan keras terhadap segala bentuk intervensi yang berpotensi menghambat jalannya proses hukum. Mereka menekankan bahwa hukum harus berdiri tegak dan adil, tidak tunduk pada tekanan politik atau kepentingan kelompok mana pun yang berusaha menjadi "makelar kasus" demi melindungi pelaku.
Aksi diakhiri dengan seruan tegas yang meminta Kejari Sampang untuk menuntaskan kasus tersebut hingga ke akar-akarnya. Kelompok massa mendesak, "Adili pelaku penggelapan pajak, tegakkan hukum, dan hancurkan makelar kasus." Desakan ini menjadi penutup sekaligus penanda bahwa masyarakat akan terus memantau perkembangan dan penyelesaian kasus penggelapan pajak Rp3,3 miliar tersebut
Editor : Taufik