Beritainvestigasinews.id || Sampang - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sampang, Alan Kaisan, memimpin langsung kegiatan inspeksi mendadak (sidak) ke kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta-KP) Kabupaten Sampang. Langkah ini diambil sebagai respons cepat legislatif terhadap dinamika sosial di masyarakat, khususnya terkait adanya keresahan para petani mengenai distribusi bantuan pertanian. Jumat (2/01/2026)
Langkah sidak ini dilakukan menyusul beredarnya informasi mengenai rencana aksi demonstrasi besar-besaran oleh aliansi masyarakat. Dewan merasa perlu memastikan apakah aspirasi yang memicu rencana aksi tersebut sudah ditangkap dan diakomodasi dengan baik oleh pihak dinas terkait sebelum situasi berkembang menjadi konflik terbuka.
Baca Juga: DPRD Sampang Sampaikan Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna Ke-VI
Dalam pertemuan yang berlangsung di kantor Disperta-KP tersebut, Alan Kaisan menegaskan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk memverifikasi secara langsung kondisi di lapangan."Kami ingin memastikan bahwa tidak ada sumbatan komunikasi antara masyarakat petani dan pemerintah daerah, sehingga setiap keluhan dapat segera dicarikan solusinya."ujarnya
Anggota Komisi II dari Fraksi PKS, Wardatun Toyyibah, turut menyoroti keterlambatan penyaluran bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang bersumber dari APBD Perubahan. Menurutnya, "Bantuan ini sangat krusial bagi produktivitas petani, terutama karena saat ini wilayah Sampang sudah memasuki musim tanam yang sangat bergantung pada kesiapan alat."tegasnyah.
Baca Juga: DPRD Sampang Sahkan Empat Raperda Strategis dan Bahas LKPJ Bupati Tahun 2025
Meskipun ditemukan kendala teknis yang menyebabkan distribusi tersendat menjelang akhir tahun, Wardatun memastikan bahwa secara administratif Surat Keputusan (SK) penerima bantuan sudah tersedia. Namun, ia memberikan catatan tegas agar ke depannya sistem distribusi diperbaiki sehingga alat-alat tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat tepat pada waktunya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Disperta-KP Sampang, Suyono, memberikan apresiasi atas pengawasan ketat yang dilakukan oleh DPRD. Ia mengonfirmasi bahwa rencana unjuk rasa yang sedianya akan dilakukan oleh kelompok masyarakat tertentu akhirnya dibatalkan pada malam sebelum sidak, setelah dilakukan pendekatan dan penjelasan teknis.
Baca Juga: Juhari Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Sampang PAW, Gantikan Moh. Fathurrosi
Suyono menjelaskan lebih lanjut bahwa mayoritas bantuan alsintan, baik yang bersumber dari APBD maupun bantuan langsung kementerian, sebenarnya sudah dalam kondisi siap atau clear. Kendala yang masih tersisa hanya pada pengadaan unit traktor roda dua yang saat ini sedang dalam tahap penyelesaian akhir.
Sebagai penutup, koordinasi antara legislatif dan eksekutif ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk mempercepat penyaluran bantuan fisik yang tersisa. Dengan kepastian hukum melalui SK penerima yang sudah lengkap, diharapkan seluruh alsintan tersebut dapat segera menyentuh tangan petani demi mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Sampang.
Editor : Taufik