Konser Valen di Sampang Tetap Digelar dengan Penyesuaian Konsep Religi

avatar Taufik
Caption Foto: Penyelenggara melakukan audiensi dengan para ulama, kiai, dan habaib di Kantor DPRD Kabupaten Sampang
Caption Foto: Penyelenggara melakukan audiensi dengan para ulama, kiai, dan habaib di Kantor DPRD Kabupaten Sampang

Berita investigasinews.id || Sampang – Rencana konser amal bertajuk “Satu Irama Peduli Nusantara” yang menghadirkan bintang tamu Valen, runner-up Dangdut Academy (DA) 7, dipastikan tetap akan terlaksana di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Keputusan ini diambil setelah pihak penyelenggara melakukan audiensi dengan para ulama, kiai, dan habaib di Kantor DPRD Kabupaten Sampang pada Selasa (03/02/2026).

​Langkah koordinasi ini dilakukan guna merespons kekhawatiran para tokoh agama terkait waktu pelaksanaan konser yang dinilai sensitif. Pasalnya, acara tersebut dijadwalkan berlangsung hanya tiga hari menjelang bulan suci Ramadan (H-3), serta bertepatan dengan momen hari Valentine yang sering dianggap bertentangan dengan budaya lokal yang agamis.

Baca Juga: Polres Tabanan Sukses Amankan Konser Nanoe Biroe

​Dalam pertemuan tersebut, para ulama yang tergabung dalam Aliansi Ulama Madura (AUMA) menyampaikan aspirasi agar kegiatan seni tidak melanggar norma-norma agama. Habib Abdurahman, mewakili pihak ulama, menegaskan bahwa pihaknya tidak bermaksud menghalangi kreativitas seni ataupun memusuhi sosok Valen secara personal.

​Fokus utama para kiai dan habaib adalah memastikan bahwa hiburan masyarakat tersebut tidak menimbulkan mudarat atau dampak negatif bagi moralitas publik. Sebagai jalan tengah, para ulama menawarkan solusi agar konsep panggung diubah ke arah yang lebih religius, seperti menggabungkan unsur selawat di dalam rangkaian acara.

​Menanggapi masukan tersebut, Zakaria selaku perwakilan tim organizer memberikan kepastian bahwa pihaknya siap melakukan perombakan besar pada konsep acara. Penyelenggara berkomitmen penuh untuk menjaga kesantunan dan menyesuaikan materi pertunjukan agar selaras dengan masukan para guru dan tokoh masyarakat di Sampang.

​Penyesuaian yang akan dilakukan meliputi perubahan daftar lagu (setlist), di mana Valen akan membawakan lagu-lagu bernuansa islami untuk menghormati datangnya bulan Ramadan. Selain itu, panitia juga menjamin ketersediaan fasilitas tempat salat yang layak di lokasi konser serta memperketat pengamanan demi menjaga ketertiban umum.

​Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Sampang, Iqbal Fatoni, yang memimpin jalannya audiensi menyatakan bahwa pihaknya berperan sebagai mediator untuk memastikan aspirasi ulama terserap dengan baik. Meski belum ada keputusan final mengenai detail teknis, DPRD mendorong agar panitia segera menyusun ulang konsep yang benar-benar mematuhi rambu-rambu norma sosial dan agama.

​Hingga saat ini, konsep akhir dari konser amal tersebut masih dalam tahap pematangan melalui musyawarah lanjutan. Penyelenggara berharap, dengan adanya penyesuaian ini, konser tetap bisa menjadi wadah kepedulian sosial bagi nusantara tanpa mengabaikan identitas religius masyarakat Sampang, Madura.

Berita Terbaru