Beritainvestigasinews.id || Sampang – Sosok Mohammad Hosen, S.Pd., guru di UPTD SDN P. Mandangin 1, layak menjadi kandidat guru teladan atas dedikasinya yang tak tergoyahkan dalam mencerdaskan anak bangsa di wilayah kepulauan sejak Desember 2003. Meski bertempat tinggal di Jl. Mangkubumi Ayu, ia secara konsisten menempuh perjalanan jauh setiap hari dengan bersepeda menuju Pelabuhan Tanglok demi menyeberang ke Pulau Mandangin. Ketulusan dalam menjalankan amanah selama lebih dari dua dekade ini menjadi inspirasi nyata bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sampang.
Dalam keterangannya, Mohammad Hosen menjelaskan bahwa rutinitas berangkat pagi dengan bersepeda adalah pilihannya untuk tetap menjaga kebugaran sekaligus bentuk kesederhanaan seorang pendidik. Ia merasa bahwa tantangan geografis menuju tempat tugas bukanlah penghalang, melainkan bagian dari perjuangan profesi yang harus dinikmati demi masa depan siswa-siswi di daerah terpencil.
Baca Juga: Usung Jargon ‘Berani Jujur Itu Hebat’, SMAN 1 Sampang Gelar PSAT TA 2025/2026 Berbasis Integritas
"Pengabdian yang saya jalani sejak tahun 2003 ini murni merupakan panggilan jiwa untuk memastikan anak-anak di Pulau Mandangin mendapatkan hak pendidikan yang layak, meskipun saya harus menyeberangi lautan setiap harinya," katanya.
Hosen menambahkan bahwa meskipun fasilitas dan akses transportasi menuju pulau memiliki dinamika tersendiri, ia tetap berkomitmen untuk hadir tepat waktu di sekolah. Baginya, melihat antusiasme para murid saat menyambut kehadirannya di dermaga maupun di gerbang sekolah adalah energi tambahan yang menghapus rasa lelah setelah mengayuh sepeda dan mengarungi ombak.
Baca Juga: Buka O2SN SD, Disdik Sampang Targetkan Cetak Calon Pemimpin Berkarakter Tangguh
"Amanah mengajar adalah titipan yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab, sehingga kesederhanaan menggunakan sepeda menuju pelabuhan adalah bentuk dedikasi yang saya persembahkan untuk dunia pendidikan," ungkapnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya bagi setiap guru untuk memiliki mentalitas "Guru Horizon" yang mampu melihat melampaui batas hambatan fisik dan materi. Hosen berharap semangat yang ia bawa dapat menularkan energi positif bagi rekan sejawat, terutama guru-guru muda yang bertugas di wilayah pelosok agar tidak mudah menyerah pada keadaan.
Baca Juga: Kadisdik Sampang Tekankan Penguatan Karakter Siswa Melalui Ajang FLS2N 2026
Terkait harapan ke depan, pendidik senior ini menginginkan agar pemerataan kualitas pendidikan antara wilayah daratan dan kepulauan terus ditingkatkan melalui dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Ia meyakini bahwa dengan integritas tinggi dari para pengajar, kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sampang akan mampu bersaing di tingkat yang lebih luas.
Menutup narasi perjuangannya, potret Mohammad Hosen mencerminkan bahwa sosok guru teladan tidak hanya dinilai dari prestasi administratif, tetapi dari loyalitas tanpa batas terhadap tugas. Hingga saat ini, ia tetap menjadi garda terdepan di UPTD SDN P. Mandangin 1, membuktikan bahwa jarak antara Jl. Mangkubumi Ayu dan Pulau Mandangin hanyalah angka jika dibandingkan dengan besarnya rasa cinta pada dunia pendidikan.
Editor : Taufik