Beritainvestigasinews.id || Sampang – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sampang menyalurkan bantuan biaya hidup bagi para santri di Pondok Pesantren Miftahut Thullab, Desa Gedangan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, sebagai bentuk nyata dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan agama di wilayah pelosok. Penyaluran bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi para santri yang sedang menimba ilmu, sehingga mereka dapat lebih fokus dalam proses belajar mengajar di lingkungan pesantren.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sampang, Drs. K.H. Abdul Rauf, menjelaskan bahwa program ini merupakan salah satu pilar utama dari pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang dikelola oleh lembaga yang dipimpinnya. Beliau menegaskan bahwa bantuan ini diberikan kepada santri yang benar-benar membutuhkan setelah melalui proses verifikasi lapangan guna memastikan transparansi dan ketepatan sasaran dalam setiap program kerja BAZNAS. Selasa (21/4/2026).
Baca Juga: Ketua BAZNAS Sampang Klarifikasi Dugaan Rangkap Jabatan: Legal dan Berizin
"Kami berkomitmen untuk terus mendampingi para santri dalam menempuh pendidikan, karena mereka adalah aset masa depan yang akan menjaga nilai-nilai religius di Kabupaten Sampang melalui ilmu yang mereka peroleh di pondok pesantren," katanya saat memberikan keterangan terkait teknis penyaluran bantuan tersebut.
Lebih lanjut, K.H. Abdul Rauf menyampaikan harapannya agar dukungan finansial ini tidak hanya dipandang dari sisi nominal, melainkan sebagai bentuk stimulan dan motivasi bagi para penerima manfaat. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara lembaga amil zakat dengan institusi pendidikan tradisional seperti pesantren demi menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif bagi masyarakat kurang mampu.
Baca Juga: Genderang Pilkada Sudah Ditabuh, MAKI Jatim Ingatkan Netralitas ASN dan BAZNAS Jatim
"Semoga bantuan biaya hidup ini bisa memberikan ketenangan bagi para santri dalam belajar, sehingga mereka tidak lagi terbebani oleh kebutuhan harian dan bisa meraih prestasi yang gemilang di masa depan," ungkapnya dengan penuh harapan.
Sementara itu, Jauzi selaku alumni Pondok Pesantren Miftahut Thullab Gedangan, memberikan tanggapan positif dan apresiasi yang mendalam atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Sampang kepada almamaternya. Ia menyebut bahwa langkah ini merupakan sebuah oase bagi para santri di Kedungdung, mengingat tantangan ekonomi seringkali menjadi penghambat utama bagi generasi muda desa untuk menyelesaikan pendidikan mereka secara tuntas.
Jauzi juga menambahkan bahwa para alumni dan pihak pesantren akan terus mengawal semangat para santri agar bantuan yang diterima benar-benar memberikan dampak positif terhadap kualitas belajar mereka. Ia berharap kolaborasi antara BAZNAS dan pondok pesantren dapat terus ditingkatkan melalui program-program inovatif lainnya yang mampu menyentuh aspek pemberdayaan ekonomi pesantren secara lebih luas.
Kegiatan penyaluran bantuan yang berlangsung dengan penuh khidmat ini ditutup dengan doa bersama untuk keberkahan para muzakki yang telah menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS. Dengan selesainya program ini, BAZNAS Sampang berharap tingkat kepercayaan masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat terus meningkat demi kemaslahatan umat dan pengentasan kemiskinan di seluruh pelosok daerah.
Editor : Taufik