BeritaInvestigasiNews.id. Minahasa,- Figur muda potensial, Julius Vietkie Watuseke, resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Hukum Tua Desa Pahaleten, Kecamatan Kakas. Langkah ini menegaskan keseriusannya untuk terjun langsung dalam memimpin dan membangun desa yang memiliki ikatan sejarah kuat dengan perjalanan hidup keluarganya.
Dikenal luas oleh masyarakat setempat, Julius bukanlah sosok baru di Pahaleten. Ia tumbuh dan besar di desa tersebut, ditempa oleh lingkungan yang kental dengan nilai kebersamaan dan tradisi kepemimpinan. Jejak itu semakin kuat dengan latar belakang keluarganya, di mana sang opa, Daud Watuseke, pernah menjabat sebagai hukum tua, menjadi simbol kepercayaan masyarakat yang kini seolah diwariskan kepadanya.
Dukungan moral pun mengalir dari keluarga besar, termasuk dari sang ayah, Letkol TNI (Purn) Hesky Watuseke, yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Minahasa selama dua periode. Kombinasi latar belakang sipil dan militer ini dinilai menjadi modal penting dalam membentuk karakter kepemimpinan Julius.
“Ini bukan sekadar maju, tapi panggilan untuk mengabdi,” tegas Julius, menunjukkan keseriusan dan idealismenya dalam membangun desa.
Berbekal pengalaman profesional di dunia perbankan serta kiprah sebagai pengusaha di sektor otomotif, properti, dan pertanian, Julius optimistis mampu menghadirkan inovasi dan solusi konkret bagi pembangunan desa.
Pengalamannya dalam tim pemenangan Gubernur Sulawesi Utara juga menjadi nilai tambah dalam memahami dinamika dan tata kelola pemerintahan.
Tak hanya itu, keterlibatannya dalam berbagai organisasi seperti FKPPI Sulut serta pelayanan aktif di gereja GMIM memperlihatkan komitmennya terhadap nilai-nilai sosial, kebersamaan, dan pelayanan kepada masyarakat.
Baca Juga: PUPR Minahasa Mantapkan Langkah Wujudkan Visi Pariwisata Maju dan Sejahtera di Usia ke-597 Minahasa
Dengan semangat kolaborasi, Julius menegaskan visinya untuk mendorong Desa Pahaleten menjadi desa yang mandiri, maju, dan adaptif di era digital. Ia percaya, dengan dukungan masyarakat, transformasi menuju desa yang lebih sejahtera bukan sekadar harapan, melainkan tujuan yang dapat diwujudkan bersama.
Editor : Kaperwil Sulut Romeo