​Pengobatan Alternatif 'Jagat Pamungkas' di Sampang Viral, Pasien Lumpuh Luar Daerah Sembuh Sekejap

avatar Taufik
Caption Foto: Gus Junaidi saat Melakukan Penyembuhan ke Bapak Supadi asal Papua Timika
Caption Foto: Gus Junaidi saat Melakukan Penyembuhan ke Bapak Supadi asal Papua Timika

BeritaInvestigasiNews.Id || Sampang  – Sebuah tempat pengobatan alternatif milik seorang gus muda bernama Gus Junaidi, atau yang akrab disapa "Jagat Pamungkas", di Dusun Mandala, Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, mendadak viral di berbagai media sosial karena dinilai mampu menyembuhkan penderita lumpuh dan stroke dalam sekejap.

Fenomena ini memicu gelombang kedatangan ratusan pasien dari luar kota, luar pulau, hingga luar negeri yang rela menempuh perjalanan jauh demi mendapatkan kesembuhan dengan metode pijat tangan kosong dan transfer energi alam. Senin (15/6/2026).

​Gus Junaidi menjelaskan bahwa keahlian memijat yang dimilikinya tersebut sebenarnya sudah ada sejak ia masih kecil, namun ia baru mulai berani membuka praktik secara luas dan menerima banyak tamu dari luar daerah sejak menginjak usia 17 tahun.

Dirinya menegaskan bahwa seluruh kemampuan penyembuhan itu sama sekali tidak diperoleh dari berguru kepada siapapun, melainkan murni dari hasil mendalami ilmu agama serta mengolah kepekaan energi alam sekitar melalui angin.

​"Saya memperdalam kemampuan ini lewat mengaji dan memanfaatkan energi alam lewat angin, karena bagi saya pribadi, semua ini bukanlah apa-apa tanpa pertolongan Allah SWT dan saya di sini hanyalah bertindak sebagai perantara," katanya.

​Lebih lanjut, ia memaparkan alasan di balik pemilihan nama "Jagat Pamungkas" yang kini melekat pada dirinya, di mana nama tersebut memiliki makna filosofis mendalam untuk membuka apa yang dimiliki demi membantu memberikan jalan kesembuhan total bagi masyarakat.

Dirinya sengaja membiarkan proses pengobatannya direkam secara terbuka agar masyarakat luas bisa menyaksikan langsung keaslian metodenya, sekaligus menepis anggapan atau kecurigaan bahwa video kesembuhan yang beredar di media sosial hanyalah sebuah rekayasa atau settingan.

​"Kami ingin membuktikan proses penyembuhan ini secara riil di depan banyak orang agar tidak dikira video settingan, dan alhamdulillah, penyebaran video tersebut justru memberikan harapan serta semangat baru bagi para pasien yang awalnya sudah putus asa," ungkapnya.

​Mengenai akomodasi bagi para pasien yang datang dari tempat jauh seperti Jakarta, Kalimantan, hingga Papua,

pihak pengobatan Jagat Pamungkas telah menyediakan fasilitas tempat tinggal atau penginapan darurat beserta kebutuhan air bersih secara cuma-cuma di sekitar area kediamannya.

Kebijakan menggratiskan fasilitas penginapan ini sengaja diterapkan demi meringankan beban fisik dan finansial para pasien luar pulau yang sudah kelelahan menempuh perjalanan udara dan darat sebelum tiba di Sampang.

​"Untuk urusan penginapan, tempat tidur, dan air di sini semuanya kami sediakan gratis demi kenyamanan pasien luar pulau, sementara untuk biaya pengobatan totalnya hanya sebesar 215 ribu rupiah saja dan itu sudah termasuk dengan jamu khusus," jelasnya.

​Pada akhir penjelasannya, Gus Junaidi berpesan kepada seluruh masyarakat dan para penderita sakit menahun agar tidak pernah menyerah maupun berputus asa dalam mencari kesembuhan, karena faktor utama yang mempercepat pemulihan adalah sugesti dan pikiran positif dari pasien itu sendiri.

Ia berkomitmen untuk terus memberikan upaya serta pelayanan yang maksimal bagi setiap pasien yang datang, dengan harapan mereka yang datang dalam kondisi sedih dapat pulang membawa kebahagiaan dan kesembuhan total.

Berita Terbaru