Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Pertamina dan BPH Migas Turun Tangan Awasi SPBU di Manado

Reporter : Kaperwil Sulut Romeo

BeritaInvestigasiNews.id Manado,- Isu dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi di Kota Manado mendapat perhatian serius. Pertamina Patra Niaga Sulawesi melalui Sales Area Sulawesi Utara dan Gorontalo (SA Sulutgo) bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan inspeksi langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Manado, Rabu–Kamis (2–3/10/2025).

Pengawasan dilakukan di lima titik strategis, yakni SPBU Kombos, SPBU 7495211 Politeknik, SPBU 7395107 Kairagi Weru, SPBU 7495105 Dendengan, dan SPBU 7495102 Malalayang. Langkah ini merupakan tindak lanjut atas pemberitaan media mengenai adanya dugaan penyaluran BBM subsidi yang tidak tepat sasaran.

Baca juga: Terungkap! Tangki Biru 8.000 Liter Isi Dexlite di SPBU Kapitu, Dugaan Pelanggaran Terstruktur Disorot Publik

Dalam kegiatan tersebut hadir perwakilan SA Sulutgo, Sales Branch Manager Sulutgo I Fuel, M. Agung Afrizal, dan Sales Branch Manager Sulutgo II Fuel, Yahya Fikri Dwiyanto, sementara dari BPH Migas diwakili oleh Agung Wiratmoko dan Izora Selpaguz.

Tim melakukan pemeriksaan mendetail, termasuk sampling pada penyaluran Jenis BBM Tertentu (JBT) Biosolar. Hasilnya, SPBU di Kota Manado tercatat menyalurkan BBM sesuai ketentuan. Meski demikian, BPH Migas menegaskan bahwa pengawasan akan terus diperketat.

Baca juga: SPBU Yos Sudarso Diduga Jadi Markas Mafia Solar Subsidi: Kebal Hukum dan Rugikan Negara

“BPH Migas bersama Pertamina terus berkoordinasi melakukan pemantauan di lapangan. Dari hasil pengawasan di SPBU Kota Manado, penyaluran BBM telah sesuai aturan sehingga masyarakat dapat merasa tenang akan ketersediaan energi di wilayahnya,” ujar Agung Wiratmoko dari BPH Migas.

Senada dengan itu, M. Agung Afrizal menegaskan komitmen Pertamina. “Pertamina memastikan stok dan distribusi BBM berjalan dengan baik sesuai ketentuan. Kami juga terus mendukung pengawasan agar penyaluran BBM subsidi tetap tepat sasaran,” tegasnya.

Meskipun hasil pengawasan kali ini tidak menemukan pelanggaran, publik tetap menuntut transparansi lebih jauh. Pasalnya, isu penyalahgunaan BBM subsidi di daerah kerap muncul dan menyulut keresahan. BPH Migas bersama Pertamina berjanji akan melakukan pengawasan berkala untuk mencegah terjadinya praktik nakal di lapangan.

Pertamina pun mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi. Layanan informasi dapat diakses melalui mypertamina.id, media sosial resmi @pertaminasulawesi dan @mypertamina, atau Pertamina Call Center 135.

Editor : Kaperwil Sulut Romeo

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru