Antrean Truk Mengular di SPBU Kairagi Weru, Dugaan Penyelewengan Solar Subsidi Kembali Disorot

Reporter : Romeo

BeritaInvestigasiNews.id. Manado,- Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar kembali menjadi sorotan. Aktivitas pengisian solar yang dinilai mencurigakan terpantau di SPBU Pertamina 73.951.07 Kairagi Weru, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara, Jumat (14/8/2026).

Berdasarkan pantauan awak media BeritaInvestigasiNews.id, terlihat antrean panjang sejumlah truk yang diduga telah dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar. Kendaraan-kendaraan tersebut bahkan memadati badan jalan hingga berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sekitar SPBU.

Baca juga: Wartawan dan Aktivis Diduga Diintimidasi Saat Liputan Tambang Ilegal di Tondano, Kapolda Sulut Diminta Turun Tangan

Kondisi tersebut kembali memunculkan pertanyaan publik mengenai pengawasan distribusi solar subsidi. Terlebih, aktivitas serupa disebut telah beberapa kali diberitakan sebelumnya, namun hingga kini masih kembali terlihat.

Sejumlah warga pun mengaku resah dengan antrean kendaraan tersebut. Selain mengganggu pengguna jalan, aktivitas itu dinilai menimbulkan kecurigaan apabila pengisian solar dalam jumlah besar dilakukan secara berulang oleh kendaraan tertentu.

“Kondisi ini sangat mengganggu lalu lintas dan menimbulkan kecurigaan di masyarakat,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Temuan di lapangan juga memunculkan dugaan bahwa solar subsidi tersebut berpotensi dikumpulkan dan ditampung di lokasi tertentu sebelum diperjualbelikan kembali dengan harga non-subsidi. Namun, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian dan penelusuran lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Publik pun mempertanyakan efektivitas pengawasan distribusi BBM bersubsidi, khususnya apabila aktivitas pengisian dalam jumlah besar berlangsung berulang. Jika ditemukan pelanggaran, masyarakat berharap tindakan tegas dilakukan tanpa pandang bulu.

Baca juga: Polres Bitung Raih Dua Penghargaan KPPN, Bukti Tata Kelola Anggaran Berjalan Profesional dan Akuntabel

SPBU sebagai fasilitas strategis tentunya memiliki mekanisme pengawasan dalam penyaluran BBM bersubsidi. Karena itu, apabila terdapat indikasi penyimpangan, pemeriksaan menyeluruh dinilai penting untuk memastikan subsidi pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat dan sektor yang berhak.

Apabila dugaan penyalahgunaan solar subsidi tersebut terbukti, praktik itu berpotensi merugikan negara sekaligus mengurangi kesempatan masyarakat yang memang berhak mendapatkan BBM bersubsidi sesuai ketentuan.

Masyarakat meminta Polda Sulawesi Utara bersama PT Pertamina Patra Niaga melakukan pemeriksaan dan audit terhadap distribusi solar subsidi di SPBU Kairagi Weru. Pemeriksaan tersebut diharapkan mencakup rekaman CCTV, data transaksi pengisian, identitas kendaraan, frekuensi pengisian, hingga legalitas kendaraan yang diduga mengalami modifikasi.

Baca juga: Dugaan Pengangkutan Biosolar Subsidi di Dermaga Ruko–Lembeh Disorot, Warga Minta Aparat Turun Tangan

Selain itu, aparat juga diharapkan menelusuri kemungkinan adanya lokasi penampungan apabila ditemukan pola distribusi yang tidak wajar. Jika hasil penyelidikan menemukan indikasi tindak pidana atau jaringan terorganisir, masyarakat meminta proses hukum dilakukan secara profesional dan transparan.

Publik juga mendorong adanya keterbukaan mengenai realisasi penyaluran solar subsidi di SPBU tersebut sebagai bagian dari upaya menjaga akuntabilitas distribusi BBM bersubsidi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola SPBU Pertamina 73.951.07 Kairagi Weru belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Redaksi BeritaInvestigasiNews.id membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak-pihak yang disebutkan dalam pemberitaan ini untuk menyampaikan hak jawab dan hak klarifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Editor : Romeo

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru