Pj Ketua BPMS GMIM Pdt Janny Rende Benarkan Dana Sentralisasi Rp3,5 M Disita Polda Sulut

avatar Kaperwil Sulut Romeo

Beritainvestigasinews.id. Sulut,-Penjabat Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt Janny Rende, membenarkan bahwa dana sentralisasi milik GMIM yang sebelumnya diblokir, kini telah resmi disita oleh pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara.

Konfirmasi tersebut disampaikan langsung oleh Pdt Janny saat dihubungi awak media, Selasa (29/7/2025). “Iya benar, sudah disita. Awalnya rekening sentralisasi yang berupa virtual account BPMS GMIM diblokir. Di dalamnya ada dana, dan kini sudah disita untuk kepentingan penyidikan oleh aparat kepolisian,” ungkapnya.

Baca Juga: Dua Pelaku Penikaman Sopir Mikro di Pasar 45 Serahkan Diri, Polisi Dalami Kronologi yang Berujung Maut

Pdt Janny menegaskan bahwa proses penyitaan ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari status blokir sebelumnya. “Ini hanya naik level saja. Dana yang ada memang sejak awal tidak bisa dipindahkan karena sudah diblokir. Sekarang, statusnya menjadi disita. Dan sejak itu pula kami sudah mengumumkan rekening baru sebagai wadah sentralisasi kepada seluruh jemaat,” jelasnya.

Meski demikian, Pdt Janny tidak menampik bahwa penyitaan dana sekitar Rp3,5 miliar tersebut cukup berpengaruh pada roda organisasi. Namun, pihaknya mengambil langkah cepat dengan mengalihkan sumber dana ke pos operasional yang mendesak.

Baca Juga: Judi Sabung Ayam Piso di Puncak Minanga Kembali Viral, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Jadi Sorotan

“Yah, lumayan juga memang dananya. Tapi sejauh ini, kami tetap bisa memenuhi kebutuhan mendesak seperti membayar gaji pendeta dan operasional penting lainnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Pdt Janny mengajak seluruh jemaat GMIM untuk tetap tenang dan mendukung proses hukum yang sedang berjalan. Ia optimistis langkah ini akan membawa perubahan positif bagi GMIM ke depan.

Baca Juga: Gerak Cepat Satreskrim Polres Mitra, Empat Pemilik Senjata Angin Diamankan Kurang dari 24 Jam

“Kami percaya bahwa proses hukum ini adalah bagian dari upaya memperbaiki dan memajukan GMIM. Mari kita dukung dan doakan bersama,” pungkasnya.

Berita Terbaru