BeritaInvestigasiNews.id. Sulut,- Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dimaknai sebagai momentum spiritual yang sarat nilai reflektif oleh Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah I, Ir. Ringgo Radetyo, ST, M.Eng., IPU., ASEAN Eng.
Dalam pernyataannya, Ringgo Radetyo menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang diperingati pada Jumat, 16 Januari 2026. Ia menegaskan bahwa peristiwa Isra Mi’raj merupakan perjalanan agung yang tidak hanya memiliki makna historis dan spiritual, tetapi juga mengandung nilai-nilai luhur yang relevan dalam kehidupan dan pengabdian sehari-hari.
Baca Juga: BPJN Sulut Utamakan Ketelitian, Status Jalan Nasional untuk Jalur 3,1 Km Masih Dikaji Mendalam
Menurutnya, Isra Mi’raj mengajarkan pentingnya keimanan, akhlak mulia, kedisiplinan, kejujuran, serta integritas, yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Peristiwa Isra Mi’raj mengajarkan kedisiplinan, kejujuran, serta integritas yang tinggi. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk diterapkan dalam pelaksanaan tugas pelayanan publik, khususnya dalam pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan nasional yang aman, berkualitas, dan berkelanjutan,” ujar Ringgo.
Ia menambahkan, peringatan Isra Mi’raj juga menjadi pengingat bagi seluruh jajaran PJN Wilayah I untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, etos kerja, serta tanggung jawab profesional yang berlandaskan nilai-nilai keimanan.
Dengan keseimbangan antara spiritualitas dan profesionalisme, pelayanan kepada masyarakat diharapkan semakin optimal.
Ringgo Radetyo berharap, momentum Isra Mi’raj dapat memperkuat komitmen seluruh pegawai dalam mendukung pembangunan infrastruktur jalan nasional yang berorientasi pada keselamatan pengguna jalan serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Semangat Isra Mi’raj harus tercermin dalam kinerja nyata, pelayanan yang tulus, dan dedikasi tanpa kompromi terhadap kualitas dan keselamatan,” tambahnya.
Sebagai penutup, ia memanjatkan doa agar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah membawa keberkahan bagi semua pihak.
“Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua, menguatkan iman dan takwa, serta membimbing setiap langkah pengabdian dalam menjalankan amanah pelayanan publik,” tuturnya.
Baca Juga: Wahyu Supriyo Winurseto, Insinyur Bina Marga di Balik Kokohnya Jalan Nasional Indonesia
Ia juga berharap setiap ikhtiar dan kerja yang dilakukan dapat bernilai ibadah serta membawa keselamatan, kemanfaatan, dan keberkahan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Peringatan Isra Mi’raj tahun ini diharapkan menjadi pengingat pentingnya harmoni antara penguatan spiritual dan peningkatan kinerja, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan nasional yang berlandaskan nilai moral dan etika.
Editor : Kaperwil Sulut Romeo