Kadis Kesehatan Lydia Tulus Perkuat Akses Layanan Kesehatan, Festival Sulut Sehat Libatkan 28 Lembaga

avatar Romeo

BeritaInvestigasiNews.id. Sulut,- Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Pemprov Sulut) terus memperkuat komitmennya dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, Festival Sulut Sehat 2026 digelar di Atrium Manado Town Square (Mantos) 3 sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan yang mudah, gratis, dan dapat dijangkau seluruh lapisan masyarakat.

Kegiatan yang mengusung semangat Hari Kesehatan Nasional (HKN) ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan, menerapkan pola hidup sehat, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Baca Juga: Sekda Novly Wowiling Tegaskan Komitmen ASN Minut Bersih dari Konflik Kepentingan dan Gratifikasi

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, dr. Lydia Tulus, menegaskan bahwa festival tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

"Harapannya dengan adanya festival kesehatan ini, masyarakat bisa lebih mudah dalam mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Hari ini pelayanan terbuka dan dijangkau oleh masyarakat," ujar dr. Lydia Tulus saat memberikan keterangan di lokasi kegiatan.

Pelayanan Gratis, Masyarakat Bebas Memanfaatkan

Menariknya, Festival Sulut Sehat 2026 berlangsung selama tiga hari dengan jam pelayanan mulai pukul 10.00 hingga 21.00 WITA, mengikuti jam operasional pusat perbelanjaan Mantos.

Masyarakat dari 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara dapat memanfaatkan berbagai fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis tanpa pembatasan jumlah pasien.

Beragam layanan disiapkan, mulai dari konsultasi dengan dokter spesialis berbagai bidang, pemeriksaan laboratorium sederhana, hingga edukasi kesehatan melalui talk show interaktif yang menghadirkan narasumber kompeten.

Menurut dr. Lydia, keterlibatan berbagai rumah sakit memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh informasi dan berkonsultasi langsung dengan tenaga medis sesuai kebutuhan.

"Di sini semua rumah sakit ada, masyarakat tinggal memilih. Konsultasi dokter spesialis juga tersedia. Dari pagi sampai malam edukasi berlanjut supaya berbagai topik penting dapat diakses masyarakat, sehingga semakin banyak warga yang memahami hal-hal penting tentang kesehatan," jelasnya.

Baca Juga: Wartawati Nina Rumondor Angkat Jempol Pelayanan RSUD ODSK, Dokter dan Perawat Obgyn Tuai Apresiasi

Libatkan 28 Lembaga, Perkuat Kolaborasi Kesehatan Sulut

Festival Sulut Sehat tahun ini juga menjadi wadah kolaborasi lintas sektor dengan melibatkan 28 peserta stan, terdiri dari fasilitas pelayanan kesehatan, rumah sakit, institusi pendidikan, hingga mitra swasta.

Kehadiran berbagai institusi tersebut memperlihatkan pentingnya sinergi dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang semakin mudah dijangkau dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Secara khusus, dr. Lydia turut menyoroti partisipasi Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Manado (Unima) dan Universitas De La Salle yang telah mulai beroperasi pada 2026.

Menurutnya, keberadaan kedua institusi pendidikan kedokteran tersebut tidak terlepas dari dukungan Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE.

Baca Juga: RUPS-LB Bank SulutGo Tegaskan Komitmen Tata Kelola, Yulius Selvanus Pimpin Penataan Struktur Manajemen

Dukungan terhadap pengembangan pendidikan kedokteran ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah lulusan dokter dari Sulawesi Utara, sekaligus memperkuat ketersediaan tenaga medis yang nantinya mengabdi di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di daerah.

"Fakultas Kedokteran De La Salle dan FK Unima merupakan institusi pendidikan baru yang sudah disupport pendiriannya oleh Bapak Gubernur Yulius Selvanus, sehingga sudah running di tahun 2026 untuk meningkatkan jumlah para dokter yang lulus dari Sulawesi Utara yang akan mengabdi di seluruh fasilitas kesehatan se-Sulut," pungkasnya.

Melalui Festival Sulut Sehat 2026, Pemprov Sulut berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan semakin meningkat. Tidak hanya menghadirkan pemeriksaan dan konsultasi gratis, kegiatan ini juga menjadi langkah memperkuat kolaborasi antara pemerintah, rumah sakit, institusi pendidikan, dan masyarakat.

Dengan semangat pelayanan kesehatan untuk semua, Pemprov Sulut terus mendorong terwujudnya masyarakat yang lebih sehat melalui pelayanan yang semakin dekat, mudah diakses, dan berkelanjutan.

Berita Terbaru