Optimalkan Derajat Kesehatan, Mahasiswa STIKes Sukma Wijaya Resmi Buka KKN di Desa Onjur Sampang

Reporter : Taufik

Beritainvestigasinews.id || Sampang – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Sukma Wijaya Sampang resmi memulai program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Onjur, Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang, sebagai bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui program pengabdian masyarakat.

Acara pembukaan yang berlangsung dengan penuh semangat ini dihadiri langsung oleh jajaran Ketua dan Pengawas Yayasan Sosial dan Pendidikan Ragapadmi, pimpinan STIKes, jajaran Forkopimcam mulai dari Kapolsek hingga Koramil Karang Penang, dosen pembimbing, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.

Baca juga: Tumbuhkan Empati Mahasiswa, Yayasan Sukma Wijaya Sampang Salurkan 4 Sapi Kurban di Momentum Idul Adha

​Di sela-sela acara, Ketua STIKes Sukma Wijaya, Rikhly Faradisy Mursyida, S.ST., M.Kes., memberikan penjelasan mengenai fokus utama program KKN tahun ini yang diarahkan pada sektor kesehatan.

Beliau memaparkan bahwa para mahasiswa diterjunkan untuk membantu mengidentifikasi problematika kesehatan di tingkat desa sekaligus mengaplikasikan ilmu keperawatan dan kebidanan secara langsung guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pola hidup bersih dan sehat.

​"Kami berharap kehadiran mahasiswa di Desa Onjur ini tidak hanya sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan mampu membawa perubahan perilaku kesehatan yang lebih baik bagi warga lokal melalui program kerja edukatif yang telah disiapkan," katanya. 

​Lebih lanjut, Pengawas Yayasan Sosial dan Pendidikan Ragapadmi, Rudi Setiadi, S.E., M.M., turut memberikan arahan serta penekanan khusus kepada seluruh peserta KKN mengenai pentingnya menjaga nama baik institusi. Beliau menyampaikan bahwa kesuksesan program pengabdian ini sangat bergantung pada bagaimana cara mahasiswa beradaptasi, berkomunikasi, dan menjaga etos kerja sosial di tengah-tengah lingkungan masyarakat desa.

Baca juga: STIKES Sukma Wijaya Sampang Buka PMB 2026 / 2027, Tawarkan Jalur KIP-K dan Sistem One Day Service

​"Adik-adik mahasiswa harus selalu menjunjung tinggi etika formal maupun informal, menghormati adat istiadat setempat, serta aktif menjalin sinergi yang harmonis dengan perangkat desa dan para tokoh agama di sini," ungkapnya.

​Sementara itu, pihak Pemerintah Desa Onjur yang diwakili oleh jajaran perangkat desa menyambut baik dan menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi serta mendukung penuh kelancaran seluruh program kerja mahasiswa. Pihak desa menilai kehadiran institusi kesehatan di wilayah mereka sangat strategis untuk membantu menyukseskan program posyandu, pencegahan stunting, serta penyuluhan kesehatan lingkungan.

​"Kami sangat terbuka dan siap mendampingi adik-adik mahasiswa di lapangan agar program yang mereka bawa bisa menyentuh langsung kebutuhan riil warga Desa Onjur," ujarnya.

Baca juga: Alumni STIKES Sukma Wijaya Sampang Raih Penghargaan "Best Nurse" di Riyadh, Arab Saudi

​Sebagai penutup, Kapolsek Karang Penang bersama perwakilan Koramil menyampaikan pesan kamtibmas dan komitmennya untuk menjamin keamanan serta ketertiban selama kegiatan pengabdian berlangsung.

Pihak keamanan mengapresiasi kolaborasi lintas sektor ini dan berharap sinergitas antara dunia akademik, aparatur keamanan, dan pemerintahan desa dapat berjalan selaras demi menyukseskan pembangunan di Kabupaten Sampang.

Editor : Taufik

Investigasi
Berita Populer
Berita Terbaru