Beritainvestigasinews.id, Jakarta, - Kondisi Kabupaten Sidoarjo sebagai kota kabupaten dengan pendapatan terbesar,telah gagal dalam mensejahterakan rakyatnya, hanya karena banyak terjadi korupsi dimana-mana. Sehingga Siti Fatimah, sebagai Ketua LSM Waktu Indonesia Bergerak (WIB), merasa geram dan gerah dengan kondisi Korupsi yang meraja lela di Sidoarjo.
" Kita menemukan indikasi korupsi-korupsi besar yang ada di Kabupaten Sidoarjo ini."Saya dari Jakarta akan langsung memimpin demo di depan Kantor DPRD Kabupaten Sidoarjo," tandasnya.
Baca Juga: BPKP Sulut Bersama Polda Sulut Komitmen Berantas Korupsi di Bumi Nyiur Melambai
Ditemui pers di bilangan Jakarta Selatan, Siti Fatimah meski berada di Bulan Ramadhan, dalam kondisi puasa, Siti bekerja keras menyiapkan demo besar besaran bulan April Mei di Sidoarjo sampai semua kasus Korupsi hilang dari Sidoarjo.
" Tidak apa apa, Kita akan lakukan persiapan demo besar-besaran ini di tengah-tengah ibadah Puasa Ramadhan. Persiapan Untuk Memberantas Kejahatan Dan Kedoliman harus tetap dilakukan bahkan dalam kondisi lapar dan dahaga di Bulan Ramadhan," kata Siti penuh semangat.
Menegakkan yang haq di atas yang batil itu amat ma'ruf nahi mungkar itu bahkan sangat afdhol dilakukan di tengah-tengah ibadah puasa Ramadhan. Kata wanita dari Sumatra Utara ini menggebu-gebu.Tuhan suka dengan para pejuang amar ma'ruf nahi mungkar, memberantas para koruptor
"Dahulu perjuangan menegakkan yang hak dari yang bathil juga dilakukan oleh Nabi di tengah bulan Ramadhan. Bahkan perang perang besar menegakkan yang hak itu dilakukan di bulan Ramadhan," ujar Siti.
Persiapan untuk demontrasi ini kita lakukan sekarang di tengah-tengah Bulan Puasa. Dan akan kita gelar nanti Bulan April Mei di Sidoarjo.
Baca Juga: Skandal Korupsi 12 Milyar Rupiah, Polda Jatim Tegaskan Ada Tersangka Baru
Siti menunjukkan setumpuk data indikasi kejahatan korupsi yang dilakukan tanpa rasa malu di tengah kota Santri Sidoarjo.
" Sidoarjo itu kotanya para pejuang, kota Santri... Para Pahlawan tahun 1945 dulu asalnya dari kota ini. Mereka gugur melawan tirani para penjajah, melawan Sekutu dan Belanda November 1945.Ini adalah kota Pahlawan kenapa bisa jadi Kota Koruptor sekarang ini," tandasnya
Menurut Siti Fatimah, kondisi darurat Korupsi telah terjadi di Sidoarjo. Korupsi terjadi di berbagai sektor. Siti menunjuk korupsi pajak daerah, korupsi sektor kesehatan, korupsi agraria, korupsi dana CSR, dan sejumlah kasus korupsi yang berkas data nya sudah berada di tangan WIB.
"Kita akan bersihkan Negeri ini, kita bersihkan Sidoarjo dari semua tindakan memalukan, korupsi yang membuat rakyat sengsara.. Korupsi yang akan mengundang bencana besar di negeri ini, " katanya.
Baca Juga: Aroma Korupsi Tercium, Polda Sulut Diminta Periksa Proyek Jamban di Desa Kumu, Kecamatan Tombariri
Jadi meskipun sekarang ini Bulan Puasa Ramadhan, persiapan ini sudah kita lakukan. Bahkan persiapan ini juga punya nilai penting dalam perjuangan memberantas Korupsi. Meski dengan lapar dan dahaga kita tunjukkan, bahwa kita tidak akan menyerah oleh tindakan para koruptor ini.
"Tunggu saja para Koruptor Sidoarjo, kita akan segera datang ke Sidoarjo, demonstrasi besar-besaran di depan DPRD, bulan April dan Mei depan," pungkasnya
Susy
Editor : Redaktur