Tenggelam di Sungai Jagir Surabaya, Jenazah Pelajar SMP Berhasil Ditemukan Oleh Tim SAR Gabungan

avatar Berita Investigasi

Beritainvestigasinews.id, Surabaya, - Remaja perempuan yang dikabarkan hilang tenggelam di Sungai Kali Jagir, di kawasan Jalan Medokan Semampir Indah, Sukolilo Surabaya, pada hari Jumat (21/2/2025), berhasil ditemukan saat Operasi Pencarian Tim SAR Gabungan, pada Sabtu (22/2/2025) pagi.

Jenazah ditemukan mengapung di permukaan sungai berjarak lima meter dari titik awal lokasi korban pertama kali dikabarkan hilang tenggelam.

Baca Juga: Aliansi Madura Indonesia Kembali Gelar Aksi Berbagi Takjil di Depan Balai Kota Surabaya

Sayangnya, korban berinisial RA (15) itu, ditemukan oleh petugas SAR sekitar pukul 08.43 WIB, dalam kondisi terbujur kaki tak bernyawa.

Kini jenazah korban sudah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soetomo Surabaya untuk dilakukan visum dan autopsi.

"Alhamdulillah, korban tenggelam yang dilaporkan tenggelam, ditemukan pagi ini 08.44 di jarak kurang lebih 5 meter dari lokasi terakhir terlihat.

Sebelumnya, korban RA dikabarkan tenggelam di sungai tersebut karena diduga terpeleset lalu tercebur di sungai belakang rumahnya, saat sedang menjemur pakaian.

Lurah Medokan Semampir Moerita menjelaskan bahwa tidak ada saksi sama sekali yang melihat insiden terceburnya korban.

Namun, menurut pengakuan kakek korban, sempat terdengar suara benda terjatuh ke permukaan sungai.

Nah, pengakuan atas adanya suara tersebut, dianggap sebagai petunjuk yang menjelaskan dugaan korban hilang karena jatuh ke sungai saat menjemur pakaian di belakang rumah.

Apalagi, lanjut Moerita, di pinggiran sungai yang menjadi lokasi titik korban dikabarkan hilang, terdapat satu sandal sisi kiri milik korban.

Baca Juga: Dishub Surabaya Diduga Persulit dan Tebang Pilih Izin Parkir, Warga Bongkaran Wadul DPRD Kota Surabaya

"Sandalnya ketinggalan satu sebelah kiri. Kanan mungkin melekat. Laporan awal jam 11.00 untuk laporan ke mako sekitar jam 13.00. Tadi saudaranya sempat mencari," katanya pada awak media di lokasi, Jumat (21/2/2025).

Korban RA merupakan anak sulung dari dua bersaudara. Korban memiliki seorang adik yang masih duduk di bangku sekolah taman kanak-kanak (TK).

"Lokasi tenggelam di belakang rumahnya. Nama anaknya Reina, dua saudara. Adiknya masih sekolah TK," ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Tim Operasi Sar Kantor Basarnas Surabaya Andy Pamudji menduga korban hilang terjatuh ke sungai karena terpeleset saat menjemur pakaian di belakang rumah.

Rumah korban pada bagian sisi belakangnya, berbatasan langsung sungai tersebut. Apalagi didapatkan adanya petunjuk bahwa korban diketahui sempat mencuri pakaian, sesaat sebelum dikabarkan hilang.

Baca Juga: BNPM Copot Ketua DPD Surabaya H.M. Rosuli, S.H., M.H.

Lalu, ditambah lagi ada bukti petunjuk temuan sandal sisi kiri dari korban yang teronggok di pinggir sungai dan pakaian yang baru dicuci oleh korban.

"Diduga korban terpleset saat menjemur pakaian di belakang rumah. Kemudian tercebur sungai," kata Pamudji. " Pungkasnya.

Yayuk

Editor : Redaktur

Berita Terbaru