Papua Barat, Beritainvestigasinews.id, 15 November 2025 - Rusman Kelkusa, ex-pengurus Badan Eksekutif Mahaiswa (BEM) di perguruan tinggi Papua Barat, di sela-sela santai bersama teman-teman dan awak media. Beliau menjelaskan bahwa Presma atau Ketua BEM memiliki peran dalam menyediakan ruang bagi pengembangan diri mahasiswa di luar bidang akademik. Mereka diharapkan untuk mengorganisir berbagai kegiatan yang mendukung pembentukan karakter, kepemimpinan, kewirausahaan, dan kemampuan berorganisasi. (15/11/2025).
• Program-program seperti seminar, pelatihan kepemimpinan, workshop kewirausahaan, dan pengembangan soft skills menjadi agenda yang sangat relevan.
• Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam proyek sosial dan kegiatan kreatif yang bermanfaat.
Di sisi lain adalah meningkatkan Kehidupan Kampus yang Dinamis dan Inklusif.
Sebagai pemimpin, Presma atau Ketua BEM diharapkan mampu menciptakan kehidupan kampus yang dinamis, inklusif, dan penuh keberagaman. Mereka berperan dalam mempererat hubungan antar mahasiswa, baik yang berasal dari suku, agama, maupun daerah yang berbeda.
• BEM sering kali mengadakan kegiatan yang mendukung kebudayaan, keberagaman, dan toleransi di kampus.
• Sebagai contoh, di kampus seperti UNCRI dan UNIPA, yang berada di Papua Barat, program yang berhubungan dengan keberagaman budaya Papua dan penghargaan terhadap identitas lokal dapat menjadi agenda yang penting.
Red
Editor : Nugik Ramadhan