Pondok Pesantren Masyaul Ulum Congkop Gelar Kepedulian Sosial Santuni 70 Anak Yatim di Akhir Ramadan 1447 H

Beritainvestigasinews.id, Sampang – Pondok Pesantren Mansyaul Ulum Congkop yang terletak di Desa Tlambah, Kecamatan Karangpenang, Kabupaten Sampang, kembali menunjukkan kepedulian sosialnya di penghujung bulan suci Ramadan. Sebagai agenda pamungkas dari seluruh rangkaian kegiatan keagamaan tahun ini, pihak pesantren menggelar santunan bagi puluhan anak yatim pada akhir Ramadan 1447 H.

Kegiatan yang penuh khidmat ini ditujukan untuk berbagi kebahagiaan serta meringankan beban sesama, khususnya bagi anak-anak yatim di sekitar lingkungan pesantren. Sebanyak 70 anak yatim hadir dalam acara tersebut untuk menerima bingkisan dan santunan yang telah disiapkan oleh panitia sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran ibadah selama sebulan penuh.

Baca Juga: Santri Sampang Ukir Prestasi di Tuban, Raih Juara Dua Lomba Baca Kitab se-Jatim

Acara ini merupakan inisiasi luar biasa dari Ikatan Keluarga Alumni Mansyaul Ulum (IKMAL). Hebatnya, dukungan tidak hanya datang dari alumni domestik, tetapi juga melibatkan pengurus wilayah IKMAL yang tersebar di mancanegara, seperti Malaysia dan Arab Saudi. Hal ini menunjukkan soliditas alumni yang tetap terjaga meskipun terpisah jarak geografis.

Selain dari para alumni, kesuksesan acara ini juga didukung penuh oleh para simpatisan serta keluarga besar Pondok Pesantren Mansyaul Ulum Congkop. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi mesin utama sehingga bantuan yang terkumpul dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi para penerima manfaat.

Pengasuh Pondok Pesantren Mansyaul Ulum Congkop, RKH. Sufyan At Sauri, melalui perwakilannya Ustad Muhammad Ihsan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Pihak pengasuh merasa bangga karena nilai-nilai pengabdian yang diajarkan di pesantren tetap diamalkan oleh para alumni dalam bentuk aksi sosial nyata.

"Sebelum memasuki acara puncak santunan, pesantren telah melaksanakan berbagai agenda spiritual yang padat sejak awal Ramadan. Di antaranya adalah kegiatan buka puasa bersama para santri yang digelar setiap hari hingga tanggal 17 Ramadan, yang bertujuan mempererat ukhuwah di lingkungan internal pesantren."ungkap Muhammad Ihsan 

Tak hanya itu, rangkaian kegiatan juga diisi dengan peringatan haul para masyayikh untuk mengenang jasa para pendiri dan guru-guru pesantren. Selain sisi seremonial, sisi intelektual dan spiritual juga diperkuat melalui kajian kitab kuning yang dilakukan setiap hari bersama pengasuh dan majelis keluarga pesantren.

Dengan terlaksananya santunan kepada 70 anak yatim ini, berakhir pula seluruh rangkaian program Ramadan di PP Mansyaul Ulum Congkop tahun ini. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga lain dan terus istikamah dilaksanakan di tahun-tahun mendatang demi kemaslahatan umat.

|| Sampang – Pondok Pesantren Mansyaul Ulum Congkop yang terletak di Desa Tlambah, Kecamatan Karangpenang, Kabupaten Sampang, kembali menunjukkan kepedulian sosialnya di penghujung bulan suci Ramadan. Sebagai agenda pamungkas dari seluruh rangkaian kegiatan keagamaan tahun ini, pihak pesantren menggelar santunan bagi puluhan anak yatim pada akhir Ramadan 1447 H.

Baca Juga: Ngunduh Mantu RK. Sufyan At Tsauri dan Ny. Robiatul Adawiyah: Momen Penting dalam Keluarga Besar Pondok Pesantren

Kegiatan yang penuh khidmat ini ditujukan untuk berbagi kebahagiaan serta meringankan beban sesama, khususnya bagi anak-anak yatim di sekitar lingkungan pesantren. Sebanyak 70 anak yatim hadir dalam acara tersebut untuk menerima bingkisan dan santunan yang telah disiapkan oleh panitia sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran ibadah selama sebulan penuh.

Acara ini merupakan inisiasi luar biasa dari Ikatan Keluarga Alumni Mansyaul Ulum (IKMAL). Hebatnya, dukungan tidak hanya datang dari alumni domestik, tetapi juga melibatkan pengurus wilayah IKMAL yang tersebar di mancanegara, seperti Malaysia dan Arab Saudi. Hal ini menunjukkan soliditas alumni yang tetap terjaga meskipun terpisah jarak geografis.

Selain dari para alumni, kesuksesan acara ini juga didukung penuh oleh para simpatisan serta keluarga besar Pondok Pesantren Mansyaul Ulum Congkop. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi mesin utama sehingga bantuan yang terkumpul dapat tersalurkan dengan tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi para penerima manfaat.

Pengasuh Pondok Pesantren Mansyaul Ulum Congkop, RKH. Sufyan At Sauri, melalui perwakilannya Ustad Muhammad Ihsan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat. Pihak pengasuh merasa bangga karena nilai-nilai pengabdian yang diajarkan di pesantren tetap diamalkan oleh para alumni dalam bentuk aksi sosial nyata.

"Sebelum memasuki acara puncak santunan, pesantren telah melaksanakan berbagai agenda spiritual yang padat sejak awal Ramadan. Di antaranya adalah kegiatan buka puasa bersama para santri yang digelar setiap hari hingga tanggal 17 Ramadan, yang bertujuan mempererat ukhuwah di lingkungan internal pesantren."ungkap Muhammad Ihsan 

Tak hanya itu, rangkaian kegiatan juga diisi dengan peringatan haul para masyayikh untuk mengenang jasa para pendiri dan guru-guru pesantren. Selain sisi seremonial, sisi intelektual dan spiritual juga diperkuat melalui kajian kitab kuning yang dilakukan setiap hari bersama pengasuh dan majelis keluarga pesantren.

Dengan terlaksananya santunan kepada 70 anak yatim ini, berakhir pula seluruh rangkaian program Ramadan di PP Mansyaul Ulum Congkop tahun ini. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga lain dan terus istikamah dilaksanakan di tahun-tahun mendatang demi kemaslahatan umat.

 

Redaksi 

Editor : Nugik Ramadhan

Berita Terbaru