BeritaInvestigasiNews.id. Sulut,- Jabatan tertinggi birokrat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yakni Sekretaris Provinsi (Sekprov) definitif, hingga kini masih belum terisi. Di tengah dinamika tersebut, langkah Pemerintah Provinsi Sulut dinilai tetap berjalan terarah dan sesuai mekanisme yang berlaku.
Sejak awal Februari lalu, Gubernur Yulius Selvanus telah menunjuk Denny Mangala sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekprov untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal sembari menunggu proses seleksi definitif.
Baca Juga: SMAN 9 Manado Kembali Ukir Prestasi, Intania Yohana Fatti Sabet Juara 1 Duta Muda BPJS
Kepastian terkait tahapan pengisian jabatan tersebut turut ditegaskan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat diwawancarai awak media usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi di Kantor Gubernur, Kamis (9/04/2026).
Dalam keterangannya, Tito menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima pengajuan resmi nama calon Sekprov Sulut ke Kementerian Dalam Negeri. Namun, ia memastikan seluruh proses harus berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan.
“Biasanya sekda itu melalui panitia seleksi. Saya belum tahu apakah di Sulut sudah dilakukan atau belum,” ujar Tito.
Ia menjelaskan, mekanisme pengisian jabatan Sekprov diawali dengan seleksi terbuka oleh panitia seleksi independen. Dari proses tersebut akan dihasilkan tiga nama terbaik yang kemudian diajukan ke Kemendagri untuk diteruskan kepada Presiden guna memperoleh persetujuan akhir.
Meski belum memastikan apakah usulan telah masuk, Tito memberikan sinyal positif bahwa proses tidak akan berlarut-larut jika seluruh tahapan telah dipenuhi.
“Kalau sudah ada, biasanya tidak lama saya langsung ajukan ke Presiden,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi Sulut sendiri terus menunjukkan komitmen menjaga stabilitas birokrasi dan pelayanan publik selama masa transisi. Dengan proses seleksi yang transparan dan akuntabel, diharapkan sosok Sekprov definitif yang terpilih nantinya mampu memperkuat kinerja pemerintahan dan mendorong percepatan pembangunan daerah.
Editor : Romeo