Sekprov Sulut Masih Kosong, Mendagri Tito Karnavian Tegaskan Proses Berjalan Sesuai Aturan

avatar Kaperwil Sulut Romeo

BeritaInvestigasiNews.id. Sulut,- Jabatan tertinggi birokrat di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), yakni Sekretaris Provinsi (Sekprov) definitif, hingga kini masih belum terisi. Di tengah dinamika tersebut, langkah Pemerintah Provinsi Sulut dinilai tetap berjalan terarah dan sesuai mekanisme yang berlaku.

Sejak awal Februari lalu, Gubernur Yulius Selvanus telah menunjuk Denny Mangala sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekprov untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan optimal sembari menunggu proses seleksi definitif.

Baca Juga: Usai Temuan BPK dan Sorotan Dana BOSP, Kini Dugaan Pungutan PKL di SMKN 6 Manado Jadi Perhatian Publik

Kepastian terkait tahapan pengisian jabatan tersebut turut ditegaskan oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat diwawancarai awak media usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Provinsi di Kantor Gubernur, Kamis (9/04/2026).

Dalam keterangannya, Tito menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya belum menerima pengajuan resmi nama calon Sekprov Sulut ke Kementerian Dalam Negeri. Namun, ia memastikan seluruh proses harus berjalan sesuai aturan yang telah ditetapkan.

“Biasanya sekda itu melalui panitia seleksi. Saya belum tahu apakah di Sulut sudah dilakukan atau belum,” ujar Tito.

Baca Juga: 65 Tahun Bank SulutGo, Dari Torang Pe Bank Menjadi Pilar Penggerak Ekonomi Sulut dan Gorontalo

Ia menjelaskan, mekanisme pengisian jabatan Sekprov diawali dengan seleksi terbuka oleh panitia seleksi independen. Dari proses tersebut akan dihasilkan tiga nama terbaik yang kemudian diajukan ke Kemendagri untuk diteruskan kepada Presiden guna memperoleh persetujuan akhir.

Meski belum memastikan apakah usulan telah masuk, Tito memberikan sinyal positif bahwa proses tidak akan berlarut-larut jika seluruh tahapan telah dipenuhi.

Baca Juga: MBG Mandek di Manado, Ribuan Siswa Tak Terima Makanan Bergizi: Ke Mana Aliran Anggarannya?

“Kalau sudah ada, biasanya tidak lama saya langsung ajukan ke Presiden,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Sulut sendiri terus menunjukkan komitmen menjaga stabilitas birokrasi dan pelayanan publik selama masa transisi. Dengan proses seleksi yang transparan dan akuntabel, diharapkan sosok Sekprov definitif yang terpilih nantinya mampu memperkuat kinerja pemerintahan dan mendorong percepatan pembangunan daerah.

Berita Terbaru