BeritaInvestigasiNews.id. Manado,- Operasional Bus Buy The Service (BTS) di Kota Manado yang baru diluncurkan pada 19 November 2025 mulai menuai respons dari para sopir angkot. Sejumlah perwakilan sopir angkot menggelar aksi damai di depan Kantor Wali Kota Manado, Senin (1/12/2025), terkait keberadaan armada BTS yang dinilai berdampak pada pendapatan mereka.
Aksi damai tersebut diterima langsung oleh Asisten I Pemkot Manado Julises Oehlers, Kepala Dinas Perhubungan Jeffry Worang, didampingi Kaban Kesbangpol Sonny Takumangsang serta Kasat Pol-PP Novly Siwi. Para sopir angkot memarkirkan kendaraan mereka di halaman kantor Wali Kota dan secara bergantian menyampaikan aspirasi melalui orasi.
Baca juga: Korupsi dan Mangkir Kerja Berujung Pemecatan, Pemkot Manado Kirim Pesan Keras ke ASN
“Bus itu digratiskan selama tiga bulan. Jika demikian, kami habis,” ungkap salah satu perwakilan sopir angkot, menyoroti masa uji coba BTS yang tidak dipungut biaya.
Mereka juga meminta Pemkot Manado melakukan kajian lebih mendalam terkait operasional BTS, termasuk pembangunan halte, pengaturan rute, serta skema agar kehadiran BTS tidak mematikan usaha angkutan lain yang sudah lama beroperasi. Selain itu, para pendemo menyinggung soal dasar hukum pengoperasian bus yang dinilai perlu dipertegas.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan Pemkot Manado langsung mengajak para sopir angkot untuk berdialog dalam rapat tertutup di salah satu ruangan kantor Wali Kota. Langkah cepat ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kota untuk menampung aspirasi masyarakat dan menjaga kondusivitas pelayanan transportasi di Manado.
Baca juga: Keluhan Warga Langsung Ditindaklanjuti, PDAM Manado Buktikan Komitmen Pelayanan Prima
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Manado, Donald Wilar, menjelaskan bahwa program Bus BTS merupakan upaya pemerintah untuk menghadirkan angkutan umum yang aman, nyaman, serta berstandar modern. Seluruh operasional BTS disubsidi 100 persen oleh pemerintah.
“Bus digratiskan selama masa uji coba tiga bulan. Kita gratiskan,” ujarnya.
Baca juga: MBG Mandek di Manado, Ribuan Siswa Tak Terima Makanan Bergizi: Ke Mana Aliran Anggarannya?
Bus BTS hadir dengan fasilitas pendingin udara (AC), kursi ergonomis, sistem pembayaran digital, dan teknologi real-time tracking. Wilar memastikan seluruh armada telah melalui pengecekan kelayakan. Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama anggota DPRD Manado juga telah meninjau langsung jalur operasional sebelum layanan diluncurkan. Total terdapat 16 unit bus yang mulai beroperasi dan melayani berbagai rute di kota.
Dengan adanya dialog terbuka antara Pemkot dan perwakilan sopir angkot, diharapkan tercapai solusi terbaik yang tetap mendukung peningkatan kualitas transportasi publik tanpa mengesampingkan keberlangsungan sopir angkot sebagai mitra layanan masyarakat.
Editor : Kaperwil Sulut Romeo