Beritainvestigasinews.id. Sulut,- Tomohon kembali menggelar perayaan Pengucapan Syukur yang penuh dengan kemeriahan dan nuansa kebersamaan pada Minggu, 24 Agustus 2025. Tradisi tahunan yang menjadi ciri khas masyarakat Minahasa ini berlangsung semarak, dihadiri masyarakat dari berbagai lapisan, tokoh agama, hingga pejabat pemerintahan. Suasana hangat dan penuh syukur terasa di seluruh penjuru kota, menegaskan bahwa tradisi ini tetap hidup dan lestari di tengah modernisasi.
Keistimewaan perayaan tahun ini semakin lengkap dengan kehadiran Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, bersama istri, Anik Wandriani, didampingi Wakil Gubernur Victor Mailangkay serta sejumlah pejabat tinggi Pemprov Sulut. Kehadiran rombongan tersebut menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap warisan iman dan budaya masyarakat Minahasa.
Rombongan Pemprov Sulut disambut hangat oleh Wali Kota Tomohon, Caroll J.A. Senduk, dan Wakil Wali Kota, Sendy G.A. Rumajar, bersama jajaran pemerintah kota di halaman Rumah Dinas Wali Kota. Sambutan penuh keakraban ini mencerminkan hubungan harmonis antara pemerintah provinsi dan kota dalam menjaga serta melestarikan adat istiadat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Caroll Senduk menyampaikan apresiasi mendalam atas kehadiran pimpinan daerah. Ia menekankan bahwa Pengucapan Syukur bukan hanya ritual religius, tetapi juga simbol kebersamaan masyarakat Tomohon dalam mensyukuri berkat Tuhan.
“Pengucapan Syukur adalah wujud rasa terima kasih masyarakat Tomohon kepada Tuhan atas segala berkat dan penyertaan-Nya. Kehadiran pimpinan daerah bersama masyarakat semakin menambah semangat kebersamaan dalam perayaan ini,” ujar Caroll, yang disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.
Baca Juga: 65 Tahun Bank SulutGo, Dari Torang Pe Bank Menjadi Pilar Penggerak Ekonomi Sulut dan Gorontalo
Perayaan tahun ini terasa semakin spesial karena dirangkai dengan kesuksesan Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2025 yang baru saja digelar pada awal Agustus lalu. Event internasional tersebut berhasil mengangkat nama Tomohon di mata dunia sekaligus menambah kebanggaan masyarakat lokal.
Sebagai tradisi religius dan budaya, Pengucapan Syukur di Tomohon terus menjadi perekat sosial yang memperkuat kohesi dan identitas masyarakat Minahasa. Perayaan ini tidak hanya menjadi simbol iman, tetapi juga sarana membangun kebersamaan, persaudaraan, dan kebanggaan daerah.
Baca Juga: MBG Mandek di Manado, Ribuan Siswa Tak Terima Makanan Bergizi: Ke Mana Aliran Anggarannya?
Melalui momentum ini, Tomohon kembali menegaskan dirinya sebagai kota yang harmonis, rukun, dan penuh rasa syukur, sekaligus menjaga warisan luhur untuk generasi mendatang.
Editor : Kaperwil Sulut Romeo